Hubungan Tinggi Badan dengan Panjang Radius pada Etnis Minahasa di Kelurahan Kakaskasen 3 Kecamatan Tomohon Utara Kota Tomohon

Selvira E. Marthing, Djon Wongkar, Martha M. Kaseke

Abstract


Abstract: Height is one of the most important physical identities of a person which is useful for forensic identification in case of only parts of body was found in an accident or mutilation case. One way of determining height is by using the length of long bones, such as radius. This study was aimed to determine the relationship between height and radius length in Minahassan ethnic group. This study was conducted in October 2019 at Desa Kakaskasen 3. This was an analytical and descriptive study with a cross-sectional design. Sampling was obtained by using the purposive sampling method. Data were analyzed by using the Pearson’s correlation test and simple linear regression test. The results of the Pearsom’s test showed that the coefficient correlation between height and right radius length was r= 0.836 and between height and left radius length was r=0.834. Moreover, the result of the simple linear regression test obtained a formula, as follows: height = 80.7 + 1.86 (right radius length) + 1.57 (left radius length). In conclusion, there was a very strong correlation between height and radius length among males of Minahasan ethnic group; therefore, height could be determined by using radius length.

Keywords: forensic identification, height, radial length, Minahassan ethnic group

 

Abstrak: Tinggi badan merupakan salah satu identitas fisik terpenting pada seseorang dan berguna untuk proses identifikasi forensik ketika hanya sebagian tubuh yang ditemukan pada kasus-kasus kecelakaan atau mutilasi. Salah satu cara menentukan tinggi badan adalah dengan menggunakan panjang dari tulang panjang seperti tulang radius. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tinggi badan dengan panjang tulang radius pada etnis Minahasa. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober 2019 di Kelurahan Kakaskasen 3. Jenis penelitan ialah deskriptif analitik dengan desain potong lintang. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Pearson dan uji regresi linier sederhana. Hasil penelitian mendapatkan hubungan kuat antara tinggi badan dengan panjang radius kanan (r=0,836) dan dengan panjang radius kiri (r=0,834). Hasil analisis regresi linier sederhana mendapatkan formula: tinggi badan = 80,7 + 1,86 (panjang radius kanan) + 1,57 (panjang radius kiri). Simpulan penelitian ini ialah terdapat hubungan sangat kuat antara tinggi badan dengan panjang radius pada laki-laki etnis Minahasa sehingga tinggi badan dapat ditentukan berdasarkan panjang radius.

Kata kunci: identifikasi forensik, tinggi badan, panjang radius, etnis Minahasa


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.35790/jbm.12.1.2020.26931

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Alamat Penyunting dan Tata Usaha:

Sekretariat PAAI-Bagian Anatomi-Histologi, FK UNSRAT
Kampus Bahu Manado. 95115

Email: jurnalbiomedik.paai@gmail.com     

hit counters