Proteomics sebagai Metode Identifikasi dalam Ilmu Kedokteran Forensik

Authors

  • Dewi D. L. Matialu Universitas Sam Ratulangi
  • Erwin G. Kristanto Universitas Sam Ratulangi
  • Johannis F. Mallo Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35790/jbm.v14i1.37343

Abstract

Abstract: DNA analysis is the gold standard in forensic identification, however there are some circumstances in which DNA has been degraded or uninformative that make proteomics has the potential to be an alternative method of forensic identification. This study used a literature review method using four databases (Pubmed, ScienceDirect, Proquest, and SpringerLink). The keywords used in the data search are Proteomics OR Analysis Proteome OR Protein-based Identification AND Forensic Identification. The data selection process using inclusion and exclusion criteria, resulted in 10 literatures (research article). There were 10 literatures that examine the implementation of proteomics as a method of identification in forensic cases using various samples such as hair, bone, muscle, blood plasma, body fluids, stomach content, organ fragments, vomit traces, nail scrapings, and fingerprints with significant research results. The development & implementation of proteomics as a method of forensic identification is currently undergoing several developments using spectrometry (MS) technology.  With various significant research results, proteomics has great potential not only in identifying individuals, but in many other ways in forensic medicine.

Keywords: Proteomics; Analysis Proteome; Protein-based Identification; Forensic Identification

Abstrak: Analisis DNA merupakan gold standard dalam identifikasi forensik, tetapi ada beberapa keadaan dimana DNA sudah terdegradasi atau tidak informatif yang menjadikan proteomics berpotensi menjadi sebuah metode alternatif dalam identifikasi forensik. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan pencarian data menggunakan empat database (Pubmed, ScienceDirect, Proquest, dan SpringerLink). Kata kunci yang digunakan dalam pencarian adalah Proteomics OR Analysis Proteome OR Protein-based Identification AND Forensic Identification. Proses seleksi data dengan menggunakan kriteria inklusi dan ekslusi mendapatkan 10 literature (research article). Terdapat 10 literature yang meneliti tentang implementasi proteomics dalam proses identifikasi pada kasus forensik dengan menggunakan berbagai sampel seperti rambut, tulang, otot, plasma darah, cairan tubuh, zat dalam perut, fragmen organ, jejak muntah, kerokan kuku, dan sidik jari dengan hasil penelitian yang signifikan. Perkembangan & implementasi proteomics sebagai metode identifikasi forensik saat ini sudah mengalami beberapa perkembangan dengan menggunakan teknologi mass spectrometry (MS). Dengan berbagai hasil penelitian yang signifikan, maka proteomics memiliki potensi yang besar tidak hanya dalam mengidentifikasi individu, tetapi dalam berbagai hal lain dalam ilmu kedokteran forensik.

Kata Kunci: Proteomik; Analisis Proteom; Identifikasi Berbasis Protein; Identifikasi Forensik

Author Biographies

Dewi D. L. Matialu, Universitas Sam Ratulangi

Program Studi Pendidikan Dokter

Erwin G. Kristanto, Universitas Sam Ratulangi

Bagian Ilmu Kedokteran Forensik Fakultas Kedokteran

Johannis F. Mallo, Universitas Sam Ratulangi

Bagian Ilmu Kedokteran Forensik Fakultas Kedokteran

Downloads

Published

2022-03-31