MENARA SKYWALK DI MANADO - Extreme Space in Architecture

Yanrico A. Tangketasik, Deddy Erdiono

Abstract


MENARA SKYWALK di MANADO

(Extreme Space in Architecture)

Yanrico Apyusta Tangketasik[1]

Deddy Erdiono[2]

 

ABSTRAK

Berkurangnya perhatian serta ketidakpedulian pemerintah danmasyarakat terhadap sektor kepariwisataan khususnya objek-objek wisata yang ada menjadi salah satu faktor sulitnya kota Manado memperoleh predikat sebagai Kota Pariwisata Dunia yang dicanangkan pada tahun 2010 lalu. Dapat dilihat dengan tidaka danya objek wisata buatan yang baru dan lebih inovatif yang dihadirkan untuk mendukung sektor kepariwisataan kota Manado.

Adapun sektor kepariwisataan juga mempunyai peranan yang penting dalam mempengaruhi pertumbuhan ekonomi serta perkembangan pembangunan kota Manado dimana sektor inidapat menjadi andalan untuk menarik para investor dalam pengembangan sektor bisnis di kota Manado. Melihat keterkaitan antara beberapa sektor tersebut, diperlukan suatu objek yang dapat mencakup semua kebutuhan dari berbagai sektor tersebut.

Kehadiran objek multi fungsi berupa Menara Skywalk yang memiliki program fungsi mixed-use (Pusat Perbelanjaan dan Rekreasi, Apartemen, dan Kantor sewa)serta wisata ekstrimnya yaitu Skywalk diharapkan mampu mengakomodir berbagai aktifitas dalam satu wadah guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi serta memajukan sektor kepariwistaan kota Manado. Selain itu, kehadiran Menara sebagai objek Monumental juga dapat menjadi icon baru bagi kota Manado.

Kata kunci: Sektor Kepariwisataan, Kota Manado, Menara Skywalk, Mixed-use


[1] Mahasiswa PS 1 Arsitektur UNSRAT

[2] Staf Dosen Pengajar Arsitektur UNSRAT


Refbacks

  • There are currently no refbacks.