Hubungan Penggunaan Gawai dan Gangguan Visus Pada Siswa SMA Negeri 1 Kawangkoan

Juschella J. Sumakul, Sylvia R. Marunduh, Diana V. D. Doda

Abstract


Abstract: One of technological advances today is the presence of gadgets. Visual acuity is the ability of the eye to distinguish very specific parts of an object or a surface. At school-aged children, visual acuity disorder is one of the problems that can cause difficulties in carrying out various daily activities, especially studying. This study was aimed to determine the correlation between gadget usage and visual acuity disorders among students of SMA Negeri 1 Kawangkoan. This was a quantitative and analytical descriptive study using a cross sectional design that was performed on 184 students of SMA Negeri 1 Kawangkoan. Data were analyzed by using the chi-square correlation test. The results showed that of 184 respondents, there were 71 students with visual acuity disorders. The chi-square test obtained p-values of <0.05 for the relationships between time length (p=0.012), duration per day (p=0.028) and distance of gadget usage (p=0,008) and visual acuity disorder. Moreover, the chi-square test obtained a p-value of >0.05 for the relationships between position of gadget usage and visual acuity disorder (p=0.329). In conclusion, among students of SMA Negeri 1 Kawangkoan, there were significant relationships between time length, duration, and distance of using gadget and visual acuity disorder. Albeit, there was no significant relationship between possition of using gadget and visual acuity disorder.

Keywords: gadget usage, visual acuity disorder.

 

Abstrak: Salah satu bentuk kemajuan teknologi saat ini yaitu adanya gawai atau gadget. Visus atau ketajaman penglihatan adalah kemampuan mata dalam membedakan bagian-bagian yang sangat spesifik baik objek atau suatu permukaan. Pada anak usia sekolah, gangguan visus merupakan salah satu masalah yang dapat mengakibatkan kesulitan dalam melakukan berbagai aktivitas sehari-hari, terutama proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penggunaan gawai dan gangguan visus pada siswa di SMA Negeri 1 Kawangkoan. Jenis penelitian ialah kuantitatif dan deskriptif analitik dengan desain potong lintang. Penelitian dilakukan terhadap 184 siswa di SMA Negeri 1 Kawangkoan. Uji statistik yang digunakan ialah uji chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan dari 184 responden, terdapat 71 siswa (39%) yang mengalami gangguan visus. Hasil uji chi-square mendapatkan nilai p<0,05 pada hubungan antara lama penggunaan (p=0,012), durasi penggunaan per hari (p=0,028) dan jarak penggunaan gawai (p=0,008) dengan gangguan visus. Selain itu, nilai p>0,05 untuk hubungan posisi penggunaan gawai dengan gangguan visus (p=0,329). Simpulan penelitian ini ialah pada siswa di SMA Negeri 1 Kawangkoan terdapat hubungan bermakna antara lama penggunaan, durasi penggunaan, dan jarak penggunaan gawai dengan gangguan visus namun tidak terdapat hubungan bermakna antara posisi penggunaan gawai dengan gangguan visus.

Kata kunci: penggunaan gawai, gangguan visus


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.35790/ebm.8.1.2020.27140

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Hasil gambar untuk statcounter