Pola Mycobacterium tuberculosis dari Sputum Penderita Batuk ≥ 2 Minggu Pada Perokok dan Bukan Perokok di Poli Paru Rumah Sakit R.W. Mongisidi di Teling Manado

Nurul F. La Sengka, John P. Porotu'o, Fredine E.S. Rares

Abstract


Abstract: Coughing is the body's reaction to defense against irritation in the throat, caused by foreign matter, dust, food, etc. that enter the respiratory tract. The presence of mucus in the respiratory tract can protect the lungs because foreign particles that enter the respiratory tract will be trapped in the mucus. Cough ≥ 2 weeks is one of the typical symptoms that is usually complained of by people with tuberculosis, accompanied by other symptoms. Smokers in question are people who still consume cigarettes when having a cough ≥ 2 weeks (current smokers), also people who have stopped smoking when having a cough ≥ 2 weeks but have consumed at least 100 cigarettes in their lifetime (ex smokers). and non-smokers are people who have never consumed cigarettes or not including current smokers or ex smokers. Based on the distribution of respondents according to the sex of patients who came with complaints of cough ≥ 2 weeks, found more men (60.0%) than women (40.0%) Based on the distribution of respondents according to age group, found cough patients ≥ 2 weeks dominated by age group ≥65 (33%), followed by age group 55-64 (23.2%), then age group 25-34 (19.8%), age group 15-24 and 45-54 with the same number (9.9%) and finally the age group 35-44 (3.3%). Based on the distribution of respondents according to smoking history, it was found the number of cough sufferers ≥ 2 weeks who were active smokers was 26.4% and those who were not active smokers were 72.6%. From the smear examination results on smokers and nonsmokers conducted at the Microbiology Laboratory of the Faculty of Medicine Unsrat, found 30 samples of cough patients ≥ 2 weeks consisting of 8 smokers and 22 nonsmokers, and found 8 samples (27.4%) of smear (-) in smokers, and 22 samples (72.6%) of smear (-) in nonsmokers.

Keywords: Mycobacterium tuberculosis pattern, cough ≥2 weeks, smoker, nonsmoker

 

 

Abstrak: Batuk adalah reaksi tubuh untuk melakukan pertahanan terhadap iritasi di tenggorokan, yang disebabkan oleh benda asing, debu, makanan, dan sebagainya yang masuk kedalam saluran pernapasan. Adanya mukus di saluran pernapasan dapat melindungi paru-paru karena partikel asing yang masuk ke saluran pernapasan akan terjebak di dalam mukus tersebut. Batuk ≥ 2  minggu adalah salah satu gejala khas yang biasanya dikeluhkan oleh penderita tuberkulosis, disertai dengan gejala – gejala lainnya. perokok yang dimaksud adalah orang yang masih mengonsumsi rokok pada saat mengalami batuk ≥ 2 minggu (current smokers), juga orang yang sudah berhenti merokok pada saat mengalami batuk ≥ 2 minggu tapi  telah mengonsumsi setidaknya 100 batang seumur hidupnya (ex smokers) dan bukan perokok adalah orang yang tidak pernah mengonsumsi rokok atau bukan termasuk current smokers atau ex smokers. Berdasarkan distribusi responden menurut jenis kelamin pasien yang datang dengan keluhan batuk ≥ 2 minggu, didapatkan lebih banyak laki-laki (60,0%) daripada perempuan (40,0%) Berdasarkan distribusi responden menurut kelompok umur, ditemukan pasien batuk  2 minggu didominasi oleh kelompok umur ≥65 (33%), diikuti oleh kelompok umur 55-64 (23.2%), kemudian kelompok umur 25-34 (19.8%), kelompok umur 15-24 dan 45-54 dengan jumlah sama (9.9%) dan terakhir kelompok umur 35-44 (3.3%). Berdasarkan distribusi responden menurut riwayat merokok, dididapati jumlah penderita batuk ≥ 2 minggu yang merupakan perokok aktif adalah 26.4% dan yang bukan perokok aktif sebesar 72.6%. Dari hasil pemeriksaan BTA pada perokok dan bukan perokok yang dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Unsrat, didapati 30 sampel penderita batuk ≥ 2 minggu yang terdiri dari 8 perokok dan 22 bukan perokok, dan ditemukan  8 sampel (27.4%) BTA (–) pada penderita perokok, dan 22 sampel (72.6%) BTA (–) pada penderita bukan perokok.

Kata kunci: Pola Mycobacterium tuberculosis, batuk ≥2 minggu, perokok, bukan perokok

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.35790/ebm.8.1.2020.28700

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Hasil gambar untuk statcounter