Pengaruh Olahraga Step-up Terhadap Massa Otot Pada Wanita Dewasa Muda

Jonathan B. Tuerah, Jimmy F. Rumampuk, Fransiska Lintong

Abstract


Abstract: Sarcopenia is a major clinical problem in elderly public health; with some bad outcomes such as disability, poor quality of life, and increased risk of death. Several studies have shown that sarcopenia is caused by lack of physical activity. Step-up exercise is an aerobic exercise that has all the benefits of high-intensity cardio training without putting pressure on the joints. The purpose of this study was to determine the effect of step-up exercise on muscle mass in young adult women. This research is an experimental research with one group pre-test and post-test design approach. The location of the study was at the Faculty of Medicine, Sam Ratulangi University, Manado. The sample of this study was determined using a purposive sampling method which numbered 25 people to female students in the Nursing study program at Sam Ratulangi University class of 2019. Measurement of muscle mass was measured using a Bioelectrical Impedance Analysis measuring instrument and data were analyzed using t-paired tests. The results showed that muscle mass before and after step-up exercise showed no significant changes with a value of p=0.983 (p<0.05). In conclusions, A review of factors affecting muscle mass such as diet and lifestyle is needed.

Keywords: Step-up, muscle mass, young adult woman.

 

 

Abstrak: Sarkopenia adalah masalah klinis utama dalam kesehatan masyarakat lansia; dengan beberapa hasil buruk seperti kecacatan, kualitas hidup yang buruk, dan peningkatan risiko kematian. Beberapa penelitian menunjukan bahwa sarkopenia diakibatkan oleh aktivitas fisik yang kurang. Olahraga step-up merupakan olahraga aerobic yang memiliki semua manfaat dari latihan kardio intensitas tinggi tanpa memberi tekanan pada sendi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh olahraga step-up terhadap massa otot pada wanita dewasa muda. Penelitianini merupakan penelitian eksperimental dengan pendekatan one group pre-test and post-test design. Lokasi penelitian bertempat di Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi, Manado. Sampel dari penelitian ini ditentukan dengan menggunakan metode purposive sampling yang berjumlah 25 orang padamahasiswa wanita program studi Ilmu Keperawatan Universitas Sam Ratulangi angkatan 2019. Pengukuran massa otot diukur menggunakan alat ukur Bioelectrical Impedance Analysis dan data dianalisis dengan t-paired test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa massa otot sebelum dan sesudah olahraga step-up menunjukkan tidak adanya perubahan signifikan dengan nilai p = 0,983 (p<0,05). Simpulan penelitian ini ialah perlu adanya peninjauan kembali faktor yang mempengaruhi massa otot seperti pola makan dan gaya hidup.

Kata Kunci: Step-up, massa otot, wanita dewasa muda

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.35790/ebm.8.1.2020.28702

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Hasil gambar untuk statcounter