PENGARUH SINBIOTIK PADA ANAK DENGAN DIARE AKUT DI RSUP PROF. DR. R. D. KANDOU MANADO

Muh Akbar Khan, Christi Manoppo, Max Mantik

Abstract


Abstract: Diarrhea is one of the most frequent diseases of the babies and children in the world. many efforts were made to improve the absorption function of the small intestine, one of the providing of a combination of probiotics (live microorganisms) and prebiotics (substrate), which is known as synbiotic, synbiotic in vivo studies are still very few, especially its handling of non-infectious acute diarrhea is still not yet. This study was aimed to investigate the effect of synbiotic for acute diarrhea in children. This is an a randomized clinical trial double blind in 40 children aged 1-14 years in department of Pediatric, Prof. dr. R. D. Kandou Manado General Hospital. Subjects were randomly allocated into 2 groups, synbiotic and control group. Based on a sample of 40 children study. More men (62.5%) than women (37.5%). Age group 1-5 years is the largest age group with 22 patients. There were no significant differences between treatment groups (sinbiotik) 2.9 days (SB 0.64) and controls 3.2 days (SB 0.61) p = 0.138. conclusion is There is no effect of synbiotic  in shortening long of acute diarrhea in children who were treated in the department of Prof. dr. R.D Kandou Manado general hospital.

Keywords: acute diarrhea, synbiotic, long diarrhea.

 

 

Abstrak: Diare merupakan salah satu penyakit yang paling sering mengenai bayi dan anak di dunia. banyak usaha yang dilakukan untuk memperbaiki fungsi absorbsi usus halus, salah satunya dengan pemberian kombinasi antara probiotik (mikroorganisme hidup) dan prebiotik (substrat) yang dikenal dengan istilah sinbiotik, penelitian tentang sinbiotik secara invivo masih sangat sedikit, terkhusus penanganan terhadap diare akut non infeksi masih belum ada. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh sinbiotik pada anak dengan diare akut. Jenis penelitian ini adalah penelitian uji klinis acak terkontrol buta ganda pada 40 anak berumur 1-14 tahun di RSUP Prof.dr.R.D Kandou Manado yang dibagi menjadi kelompok sinbiotik dan kelompok kontrol. Hasil penelitian ini didapatkan 40 anak yang menjadi sampel penelitian. Laki-laki lebih banyak (62,5%) dari perempuan (37,5%). Kelompok umur 1 – 5 tahun merupakan kelompok umur terbanyak yaitu 22 pasien. Tidak terdapat perbedaan yang bermakna antara kelompok perlakuan (sinbiotik) 2,9 hari (SB 0,64) dan kontrol 3,2 hari (SB 0,61) p = 0,138. Kesimpulan pada penelitian ini menunjukan tidak terdapat pengaruh sinbiotik dalam mempersingkat lama diare akut pada anak yang dirawat di RSUP Prof. dr. R.D Kandou Manado.

Kata Kunci: diare akut, sinbiotik, lama diare.


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.35790/ebm.1.1.2013.4591

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Hasil gambar untuk statcounter