PROFIL DUH TUBUH VAGINA DI POLIKLINIK KULIT DAN KELAMIN RSUP PROF. DR. R.D KANDOU MANADO TAHUN 2009–2011

Youlanda Emelia Moeri, Pieter Levinus Suling, Herry E. J. Pandeleke

Abstract


Abstract: Vaginal discharge is a problem for most women because it can cause discomfort, anxiety, and interfere with daily life. Bacterial vaginosis, trichomonas vaginalis, and candida infection are the most common cause of abnormal vaginal discharge, and brought about 20–25% of women to the doctor. The purpose of this study is to found out vaginal discharge profiles in Dermatovenereology Polyclinic Prof Dr. R.D Kandou General Hospital in 2009–2011. A retrospective descriptive study method was performed by taking all new  patients data of vaginal discharge complaint and diagnosis with bacterial vaginosis,  vulvovaginal candidiasis and trichomoniasis. noted based on medical record including the visitation patients, diagnose, age and work. The results obtained are 131 new patients vaginal discharge complaint and diagnosis with bacterial vaginosis  were 80 patients (61.07%), vulvovaginal candidosis were 44 patients (33.59%), and trichomoniasis were 7 patients (5.34%). Age range mostly 25–44 years old is 68 patients (51,91%).  housewife is the mostly work in patients there were 45 patients (34,35%). The conclusions,  based on the result obtained are more cases in bacterial vaginosis compared with vulvovaginal candidiasis and trichomoniasis.

Keywords: bacterial vaginosis, , trichomoniasis , vaginal discharge, vulvovaginal candidiasis.



ABSTRAK: Duh tubuh vagina merupakan masalah bagi sebagian besar wanita karena dapat menimbulkan rasa tidak nyaman, cemas dan mengganggu kehidupan sehari-hari. Vaginosis bakterial, infeksi candida dan trichomonas vaginalis merupakan penyebab paling sering dari duh tubuh vagina yang abnormal pada wanita dan yang membawa sekitar 20–25% wanita ke dokter. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendapatkan  profil duh tubuh vagina di Poliklinik Kulit dan Kelamin RSUP Prof. Dr. R.D Kandou Tahun 2009–2011. Metode penelitian ini dilakukan secara retrospektif deskriptif dengan mengambil data seluruh kasus baru dengan keluhan duh tubuh vagina yang didiagnosa vaginosis bakterial, kandidosis vulvovaginalis, dan trikomoniasis. Dari catatan medik pasien dicatat meliputi jumlah kunjungan, diagnosa, umur dan pekerjaan. Hasil yang didapatkan yaitu 131 pasien baru dengan duh tubuh vagina dengan diagnosa vaginosis bakterial sebanyak 80 pasien (61,07%), kandidosis vulvovaginal sebanyak 44 pasien (33,59%), dan trikomoniasis sebanyak 7 pasien (5,34%). Kelompok umur terbanyak pada usia 25–44 tahun yaitu  68 pasien (51,91%). Pekerjaan pasien terbanyak yaitu ibu rumah tangga yaitu 45 pasien (34,35%). Kesimpulan yang diambil yaitu berdasarkan hasil  penelitian ditemukan kasus vaginosis bakterial lebih banyak dibandingkan dengan kandidosis vulvovaginalis dan trikomoniasis.

Kata kunci: duh tubuh vagina, kandidosis vulvovaginal, trikomoniasis, vaginosis bakterial.

 


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.35790/ebm.1.1.2013.4617

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Hasil gambar untuk statcounter