GAMBARAN FUNGSI GINJAL PADA ANAK DENGAN TERAPI LEUKEMIA LIMFOBLASTIK AKUT DI PUSAT KANKER ANAK ESTELLA RSUP PROF DR RD KANDOU

Kartini W. Adam, Adrian Umboh, Stefanus Gunawan

Abstract


Abstract: Leukemia is a neoplastic disease which is characterized with differentiation and proliferation of hematopoietic cells. Chemotherapy is one of the main therapy for cancer until the remission. Metabolites of chemotherapy may damage the kidney cells, ureter, and bladder which is marked with a decrease of kidney functions. This study aimed to obtain the kidney functions of pediatric patients with acute lymphoblastic leukemia (ALL) who got chemotherapy. This was a retrospective-cohort study by collecting the medical records of pediatric patients with ALL in Pediatric Cancer Center Estella of Hospital of Prof. DR. R.D Kandou period January 2010-August 2014, and then analyzed their Glomerulus Filtration Rate (GFR) using Mann-Whitney test on the induction phase and unpaired T-test on the consolidation phase. There were 42 cases in this study. The result showed no significant difference (P > 0.05) between the LFG induction and consolidation phase. Conclusion: There was not a significant different betwen renal function of children aged 2-12 years of high risk groups and of standard risk groups who got chemotherapy in induction phase and consolidation phase.
Keywords: glomerulus filtration rate, acute lymphoblastic leukemia, chemotherapy

Abstrak: Leukemia adalah penyakit neoplastik yang ditandai dengan diferensiasi dan proliferasi sel hematopoietik. Kemoterapi merupakan pengobatan utama kanker sampai ke tahap remisi. Metabolit obat kemoterapi dapat merusak sel-sel ginjal, ureter, dan kandung kemih ditandai dengan penurunan fungsi ginjal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fungsi ginjal pada anak dengan leukemia limfoblastik akut (LLA) yang menjalani kemoterapi. Jenis penelitian yang digunakan adalah kohort retrospektif, dengan cara mengumpulkan rekan medik pasien anak dengan LLA di Pusat Kanker Anak Estella RSUP Prof. DR. R.D Kandou periode Januari 2010-Agustus 2014, lalu menganalisis LFG dengan menggunakan Uji Mann-whitney pada fase induksi dan Uji T tidak berpasangan pada fase konsolidasi. Terdapat 42 kasus dalam penelitian ini. Hasil penelitian memperlihatkan tidak terdapat perbedaan bermakna (P > 0,05) antara LFG fase induksi dan konsolidasi. Simpulan: Tidak terdapat perbedaan bermakna antara fungsi ginjal anak usia 2-12 tahun pada kelompok high risk (risiko tinggi) dan kelompok standard risk (risiko standar) setelah menjalani kemoterapi fase induksi dan fase konsolidasi.
Kata kunci: laju filtrasi glomerulus, leukemia limfoblastik akut, kemoterapi


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.35790/ecl.3.1.2015.6515

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


page counter