ANALISIS PERBANDINGAN EKUITAS MEREK INDOSAT DENGAN XL (STUDI PADA MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS SAM RATULANGI MANADO)

Authors

  • Daniel M. Kolompoy Universitas Sam Ratulangi
  • James D. D. Massie Universitas Sam Ratulangi
  • Hendra N. Tawas Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35794/emba.v6i3.20704

Abstract

Abstrak: Perusahaan saat ini tidak hanya berhadapan dengan kondisi persaingan tetapi juga berhadapan dengan konsumen yang keinginan dan kebutuhannya selalu berubah. Maka dari itu perusahaan juga butuh strategi untuk membedakan produknya dari produk pesaing serta ekuitas merek yang baik dari produk itu sendiri agar dapat memenangkan persaingan dan konsumen juga dapat menilai dan menentukan keputusan untuk membeli. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan ekuitas merek beserta elemen-elemennya (kesadaran merek, asosiasi merek, persepsi kualitas merek dan loyalitas merek) antara produk Indosat dengan XL. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan bisnis Universitas Sam Ratulangi Manado tahun 2016 sebanyak 4.889 dan mengambil sampel sebanyak 257 responden yang ditentukan dengan rumus Issac dan Mickael. Analisa data menggunakan independent Sample T-Test. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh hasil bahwa perbedaan ekuitas merek Indosat lebih tinggi dibandingkan dengan XL di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi Manado. Sebagai saran yang ditujukan pada produsen XL agar lebih meningkatkan ekuitas merek produknya, terutama pada nilai persepsi kualitas merek, sedangkan saran untuk produsen Indosat adalah dengan melakukan strategi untuk mempertahankan dan meningkatkan nilai ekuitas mereknya sehingga dapat mempertahankan dan meningkatkan nilai ekuitas merek Indosat.

Kata Kunci: kesadaran merek, asosiasi merek, persepsi kualitas merek, loyalitas merek

Author Biographies

Daniel M. Kolompoy, Universitas Sam Ratulangi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

James D. D. Massie, Universitas Sam Ratulangi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Hendra N. Tawas, Universitas Sam Ratulangi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Downloads

Published

2018-08-28