FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DEKUBITUS DI IRINA F NEUROLOGI BLU RSUP Prof dr DR R. D. KANDOU MANADO

Meibie M Taghulihi, Karel Pandelaki, Rivelino Hamel

Abstract


Abstrak: Pemberian asuhan keperawatan merupakan aspek utama dalam mempertahankan integritas kulit. hal ini dapat tercapai dengan memberikan perawatan kulit yang terencana dan konsisten. dekubitus adalah luka tekan yang terlokalisir karena adanya kompresi jaringan bila hal ini berlangsung lama dapat meningkatkan hari rawat, dan biaya perawatan serta memperlambat program rehabilitasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian dekubitus. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode cross sectional, pemilihan sampel dengan purposive sampling. Sampel 30 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi. selanjutnya data diolah dengan menggunakan computer Spss versi 20, untuk dianalisa dengan uji Fisher exact test dengan tingkat kemaknaan (α) ≤0.05. Hasil penelitian menunjukan telah teridentifikasi pasien dengan dekubitus 18 orang, hasil uji menunjukan nilai p=0,020, dan pasien dengan kulit yang lembab beresiko 7kali lebih tinggi mengalami dekubitus, ada hubungan bermakna antara usia dengan dekubitus dengan nilai p=0.042 dan OR= 5,2 yang berarti bahwa pasien dengan usia ≥60 tahun beresiko 5,2kali lebih tinggi mengalami dekubitus. dan ada hubungan yang bermakna antara immobilisasi , nilai albumin dengan kejadian dekubitus dengan nilai p=0.000 dan pasien dengan immobilisasi ≥6 jam beresiko 88kali lebih tinggi mengalami dekubitus, dan pasien dengan nilai Albumin<3mg/dl beresiko 40 kali lebih tinggi mengalami dekubitus.Kesimpulan kelembaban, usia, immobilisasi, nutrisi(nilai albumin) merupakan faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian dekubitus.

Kata Kunci: Dekubitus, immobilisasi, kelembaban, nutrisi (nilai albumin).


Refbacks

  • There are currently no refbacks.