Daylight Factor pada kantor Kelurahan di Kecamatan Mapanget, Kota Manado

Marlijn J. Sumampouw, Sangkertadi ., Cynthia E. V. Wuisang

Abstract


Kegiatan kantor publik di daerah tropis seperti di Kota Manado, Indonesia, biasanya memakan waktu dari jam 8 pagi sampai jam 5 sore waktu setempat. Pada saat itu, cahaya siang hari yang potensial dapat mendukung kebutuhan kenyamanan pencahayaan di kamar, khususnya melalui bukaan cahaya siang hari pada bangunan. Kurangnya pasokan pencahayaan alami dapat mempengaruhi adanya pencahayaan tambahan oleh sistem penerangan buatan dari lampu dan menjadikan risiko tambahan konsumsi energi.

Melalui studi ini dievaluasi kualitas cahaya siang hari untuk mendukung kenyamanan pencahayaan di ruang administrasi pada 10 Kantor Kelurahan di Kecamatan Mapanget di Kota Manado. Tujuannya adalah untuk mengetahui bagaimana konfigurasi arsitektur mempengaruhi kinerja pencahayaan siang hari dalam ruangan kantor, dan bagaimana perbedaan kualitas pencahayaan di antara kantor-kantor sebagai kasus objek.

Penelitian ini menerapkan metode simulasi komputasi dengan menggunakan perangkat lunak Ecotect. Produk output dari simulasi adalah Daylight Factor (DF) dari setiap bangunan, dimana DF adalah sebagai faktor utama dalam menghasilkan intensitas cahaya dalam ruang.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua kasus-bangunan belum memenuhi nilai DF dari sudut pandang pencahayaan yang nyaman untuk kegiatan kantor

Kata-kunci : Pencahayaan Alami, Ruang Administrasi, Kantor Kelurahan, Manado, Ecotect

 


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.