HUBUNGAN BEBAN KERJA FISIK DAN MENTAL PERAWAT DENGAN PENERAPAN PATIENT SAFETY DI IGD DAN ICU RSU GMIM PANCARAN KASIH MANADO

Authors

  • Desiana Yudi
  • Jon W. Tangka
  • Ferdinand Wowiling

DOI:

https://doi.org/10.35790/jkp.v7i1.22885

Abstract

Abstract : Patient safety is an important thing that must be considered by nurses in
providing nursing care. Excessive physical and mental workload can affect the quality of
health services provided. The purpose of the study was to determine the relationship between
physical and mental workload of nurses with the application of patient safety. Method uses a
correlation analytic research design with a cross sectional approach. The sample of this study
used a total population of 30 nurses working at the emergerncy unit and ICU GMIM
Pancaran Kasih HospitalManado. Results of the study used the chi square test at a
significance level of 95%, significant for physical workload with the application of patient
safety (p value 0.023 ; α 0.05) and not significant for mental workload with the application of
patient safety (p value 0.089 ; α 0.05). Conclusion, nurse’s physical workload is significantly
related to the application of patient safety and the nurse’s mental workload is not
significantly related to the implementation of patient safety in the emergency unit and ICU
RSU GMIM Pancaran Kasih Manado.
Keywords: physical workload, mental workload, patient safety.

Abstrak : Patient safety merupakan hal penting yang harus diperhatikan oleh perawat dalam
memberikan asuhan keperawatan. Beban kerja fisik dan mental yang berlebihan dapat
mempengaruhi mutu pelayanan kesehatan yang diberikan. Tujuan penelitian untuk
mengetahui hubungan beban kerja fisik dan mental perawat dengan penerapan patient safety.
Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik korelasi dengan pendekatan
cross sectional. Sampel penelitian ini menggunakan total populasi yaitu seluruh perawat yang
bekerja di IGD dan ICU RSU GMIM Pancaran Kasih Manado sebanyak 30 responden. Hasil
penelitian dengan menggunakan uji chi square pada tingkat kemaknaan 95%, signifikan untuk
beban kerja fisik dengan penerapan patient safety (nilai p 0,023 ; α 0,05) dan tidak signifikan
untuk beban kerja mental dengan penerapan patient safety (nilai p 0,089 ; α 0,05).
Kesimpulan, beban kerja fisik perawat berhubungan secara bermakna dengan penerapan
patient safety dan beban kerja mental perawat tidak berhubungan secara bermakna dengan
penerapan patient safety di IGD dan ICU RSU GMIM Pancaran Kasih Manado.
Kata Kunci : beban kerja fisik, beban kerja mental, patient safety.

Downloads

Published

2019-01-31