HUBUNGAN SPOUSELESS DENGAN SELF ESTEEM PADA LANSIA DI DESA RITEY KECAMATAN AMURANGTIMUR KABUPATEN MINAHASA SELATAN

Riska K Assa, Minar Hutauruk, Adriani Natalia

Abstract


Abstract : The elderly are a group of people aged 60 years and over. Advanced age is said to be the final stage of development in the human life cycle. Loss is a situation that can be experienced by individuals when there is a change in life or parting with something that previously existed.  Spouseless is one of the biggest sources of stress in the elderly. Self-esteem is a person’s evaluation of himself is positive or negative. The purpose of this study was to determine the spouseless with self esteem in the elderly in Ritey village of East Amurang district of South Minahasa regency. The research method that was used correlative study design with cross sectional study. The sample research used the purposive sampling of 36 respondents. The research instrument used the Rosenberg Self-Esteem scale. The analysis conducted was univariate analysis used frequency distribution and bivariate used Fisher’s Exact Test with SPSS program version 25.0. Conclusion the results showed Spouseless with self esteem in the elderly in Ritey village of East Amurang district of South Minahasa regency with p value = 0,019 < α =0,05.

Keyword : Elderly, Spouseless, self esteem

 

Abstrak : Lanjut usia adalah kelompok manusia yang berusia 60 tahun keatas. Usia lanjut dikatakan sebagai tahap akhir perkembangan pada daur kehidupan manusia. Kehilangan adalah suatu situasi yang dapat dialami individu ketika adanya perubahan dalam kehidupan atau berpisah dengan sesuatu yang sebelumnya ada. Kehilangan pasangan merupakan salah satu sumber stres terbesar pada lansia. Harga diri merupakan evaluasi seseorang terhadap dirinya sendiri bersifat positif atau negatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kehilangan pasangan dengan harga diri pada lansia di Desa Ritey Kecamatan Amurang Timur Kabupaten Minahasa Selatan. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian correlative study dengan pendekatan cross sectional study. Sampel penelitian diambil dengan cara purposive sampling sebanyak 36 responden. Alat ukur penelitian ini menggunakan kuesioner Rosenberg Self-Esteem scale. Analisa yang dilakukan adalah analisa univariat menggunakan distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan uji Fisher’s Exact Test dengan program SPSS versi 25.0. Hasil penelitian menunjukan adanya hubungan antara kehilangan pasangan dengan harga diri pada lansia di Desa Ritey Kecamatan Amurang Timur Kabupaten Minahasa Selatan dengan nilai p value = 0,019 < α =0,05.

Kata kunci : Lanjut usia, kehilangan pasangan, harga diri

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

Publisher:

Program Studi Ilmu Keperawatan
Fakultas Kedokteran
Universitas Sam Ratulangi

 

View My Stats