KARAKTERISTIK PENDERITA MIOMA UTERI DI RSUP PROF. DR. R.D. KANDOU MANADO

Authors

  • Hana Arifint Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado
  • Freddy W Wagey Bagian Obstetri dan Ginekologi RSUP Prof. DR. R. D. Kandou Manado
  • Hermie M.M Tendean Bagian Obstetri dan Ginekologi RSUP Prof. DR. R. D. Kandou Manado

Abstract

Abstract:. Uterine myoma is a benign tumor most commonly found in women of reproductive age. Uterine myoma could induce significant morbidity and can cause quality of life deterioration. Most women (approximately two third) with uterine myoma shows no symptoms (asymptomatic), nearly half of uterine myoma cases are found coincidentally in gynecologic examination. This study aims to determine the characteristic of uterine myoma patients in  Prof. Dr. R. D. Kandou Central General Hospital Manado. This study utilized a rtrospective desctiptive design. Sample of this study consists of all patients diagnosed with uterine myoma admitted to Obstetric and Gynecologic deparment of  Prof. Dr. R. D. Kandou Central General Hospital Manado period of 1 July 2017- 30 June 2018. Result and Conclusion: Patients of uterine myoma was most commonly found within the age of 36-45 year old as much as 48%, mostly in nullipara parity as much as 39,8%, most commonly possessing BMI of 25,0-29,9 as much as 32,6%, most common chief complaints being enlargement of abdomen as much as 38,5%, most hemoglobin rate found was 10.0-12.0 as much as 41% and most common intervention was histerectomy as much as 53,1%.

Key words: Uterine myoma, characteristic

 

Abstrak:. Mioma uteri adalah tumor jinak yang paling umum ditemukan pada wanita usia reproduksi. Mioma uteri dapat menyebabkan morbiditas yang signifikan, dan dapat menyebabkan penurunan kualitas hidup. Sebagian besar (sekitar dua pertiga) wanita dengan mioma uteri tidak menunjukkan gejala (asimtomatik), hampir setengah dari kasus mioma uteri ditemukan secara kebetulan pada pemeriksaan ginekologik. Penelitian ini hendak mengetahui karakteristik penderita mioma uteri di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif retrospektif. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang di diagnosis mioma uteri yang dirawat dibagian Obstetri dan Ginekologi RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado periode 1 Juli 2017- 30 Juni 2018. Hasil dan Simpulan: Penderita mioma uteri terbanyak ditemukan pada usia 36-45 tahun yaitu 48%, terbanyak pada paritas nullipara yaitu 39,8%, terbanyak pada IMT 25,0-29,9 yaitu 32,6%, terbanyak keluhan utama adalah perut membesar yaitu 38,5%, terbanyak berdasarkan kadar Hb 10.0-12.0 yaitu 41% dan penanganan terbanyak adalah tindakan histerektomi yaitu 53,1%.

Kata kunci: Mioma Uteri, Karakteristik

References

Manuaba IBG. Memahami Kesehatan Reproduksi Wanita. (Edisi 2). Jakarta: EGC; 2009, h7,10,11.

Stoppard, Miriam. Panduan Kesehatan Keluarga. Jakarta: Erlangga; 2010

Adrianansz G, Tumor Jinak Organ Genitalia. Dalam; Ilmu Kandungan. (edisi 3), Jakarta: Bina Pustaka Sarwono, 2011; h:274-78

Benson, R. Buku Saku Obstetri dan Ginekologi Edisi 6. Jakarta: Penerbit EGC. 2008.

Kurniasari T. Karakteristik Mioma Uteri Di Rsud Dr. Moewardi Surakarta Periode Januari 2009 - Januari 2010 [Skripsi]. Surakarta. FK Universitas sebelas maret; 2011.

Berhandus C. Jenis-jenis penyakit ginekologi umum menurut urutan terbanyak di BLU RSU Prof. Dr. R.D. Kandou Periode 1 januari 2012-31 desember 2012 [Skripsi]. Manado: FK Unsrat; 2012

Pasinggi S. Prevalensi mioma uteri berdasarkan umur di RSUP Prof. R.D. Kandou Manado [skripsi]: FKU Sam Ratulangi. Desember; 2015

Schorge J, Schaffer J, Halvorson L, et al. Pelvic Mass. Dalam: Wiliams Gynecology. Cina: Mc. Grows Hill. 2008; 198-207.

Endjun Januadi. Ultrasonografi Dasar Obstetri dan Ginekologi. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. 2008

Anwar I, Finuria I. Karakteristik mioma uteri di RSUD Prof. Dr. Margono soekarjo Banyumas [skripsi]. Banyumas: FK Universitas Muhammadiyah Purwokerto; 2015.ss

Wiknjosastro, H. Ilmu Kandungan. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirorardjo, 2008.

Parker WH. Uterine Fibroids. Dalam: Berek & Novak’s. Gynecology (edisi 15). Philadelphia: Wolters Kluwer. 2012; 438-468

Djuwantono T. Terapi GnRH agonis sebelum histerektomi. Mioma: Farmacia. 2004; 38-41.

Leone F, Lanzani C, Ferazzi E. Use of strict

sonohysterographic methods for preoperative assessment submucous myomas. Fertility and Sterility 79. 2003.

Pavone D, Clemenza S, Sorbi F, et al. Epidemiology and Risk Factors of Uterine Fibroids. Italia: Best Practice & Research Clinical Obstetrics and Gynaecology; 2018.

Amole O. Surgical Management of Uterine Fibroids at Aminu Kano Teaching Hospital. Hindawi Publishing Corporation Obstetrics and Gynecology International. Volume 2012. Pages 1-6.

Downloads

Published

2019-01-23