PEMERIKSAAN ANGKA KUMAN UDARA DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM GMIM PANCARAN KASIH MANADO

Authors

  • Clara Lourenza Rompas
  • Odi Pinontoan
  • Sri Seprianto Maddusa

Abstract

Pada ruang rawat inap terjadi berbagai macam interaksi yang dapat menimbulkan kontaminasi pada kondisi lingkungan di ruang rawat inap.Udara yang terkontaminasi berkemungkinan untuk menyebabkan infeksi nosokomial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui angka kuman udara pada ruang  rawat inap Rumah Sakit Umum GMIM Pancaran Kasih Manado. Jenis penelitian ini adalah survei deskriptif dengan uji laboratorium, yang dilaksanakan bulan Maret-Mei 2018.Populasi penelitian adalah seluruh ruang rawat inap di Rumah Sakit Pancaran Kasih Manado.Sampel  penelitian adalah  udara di ruang rawat inap pada ruang kelas VIP, Kelas I, Kelas II, dan Kelas III. Pengambilan sample menggunakan teknik Purposive Sampling.  Hasil penelitian, rata-rata angka kuman udara pada ruang rawat inap VIP (Rahel)adalah 1554.5 CFU/m3, rata-rata angka kuman udara pada ruang rawat inap VIP  (Filipi) adalah 1398 CFU/m3, rata-rata angka kuman udara pada rawat inap ruang Kelas I ( Ribka)  adalah 1290.5 CFU/m3, rata-rata angka kuman udara pada ruang rawat inap Kelas II (Yehezkiel IIA) adalah 2863.5 CFU/m3, rata-rata angka kuman udara pada ruang rawat inap Kelas III (Lukas IIIB) dengan hasil 3263.5 CFU/m3 dan rata-rata angka kuman udara rata-rata ruangan rawat inap Kelas III Isolasi  (Lukas III Isolasi) dengan hasil 399 CFU/m3. Kesimpulannya, hanya ruang rawat inap Kelas III Isolasi yang memiliki nilai rata-rata angka kuman sesuai dengan indeks angka kuman udara di ruang rawat inap. Yaitu,  . Saran yang diberikan bagi pihak rumah sakit adalah lebih memperhatikan hygiene petugas, menerapkan jam besuk pasien dan juga melakukan pemeriksaan angka kuman udara secara berkala.

 

Kata Kunci :Angka Kuman, Udara , Ruang Rawat Inap, Rumah Sakit

 

 

ABSTRACT

In inpatient room, there are various interaction that can cause contamination to environmental condition of inpatient room. Contaminated environmental condition, especially the indoor polluted air could easily affect petients health state and also patient relatives health state. Air with high airborne germs number have the possibility to cause nosocomial infection. This study aims to determine the numbers of airborne germs in inpatient room of  GMIM Pancaran Kasih General Hospital Manado. This is descriptive with laboratory research that conducted from March to May 2018. Reseacrh population is all the inpatient rooms of GMIM Pancaran Kasih General Hospital.this research sampling using Purposive Sampling Methods. The result, average airborne germs number in the VIP Class on Rahel  room is is1554.5 CFU/m3, average airborne germs number in the VIP Class on Filipi room number is 1398 CFU/m3, average airborne germs number in the 1st Class on Ribka room is 1290.5 CFU/m3, average airborne germs number in 2nd  Class on Yehezkiel room II A is 2863.5 CFU/m3, average airborne germs number in 3rd  Class on Lukas room IIIB is 3263.5 CFU/m3, and the average airborne germs numberin 3rd Class Isolation on Lukas room III Isolation 399 CFU/m3. The conclusion is the 3rd Class Isolation room is the only that have average airborne number under the maximum limit of airborne germs number in inpatient room. Advice to the hospital are pay more attention to hospital staff hygiene, apply visiting hour for the patients visitor, and doing regularly check on airborne germs number.

 

Keywords: The number of germs, Airborne, Hospital, Inpatient Room.

Downloads