Hubungan antara Posisi Kerja dan Usia dengan Keluhan Muskuloskeletal pada Pekerja Penyapu Jalan di Kecamatan Wenang Kota Manado

Brigita G. Imbar, Lerry F. Suoth, Afnal Asrifuddin

Abstract


Abstract: Musculoskeletal complaints could occur in parts of skeletal muscle ranging from very mild to very severe. If skeletal muscles receive static loads for a long time, muscle pain can occur. Street sweeper is a person whose job is to clean the road by using a broom. This study was aimed to determine whether there were relationships between work position and age and musculoskeletal complaints among street sweepers at Kecamaatan Wenang, Manado. This was a descriptive study. We used REBA for measuring work position; interview for age; and Nordic body map for musculoskeletal complaints. The Spearman test of the correlation between work position and musculoskeletal complaints obtained a p-value of 0.003 and an r-value of 0.381 with sufficiently weak correlation. Moreover, the Spearman test of the correlation between age and musculoskeletal complaints showed a p-value of 0.000 and an r-value of 0.529 with a moderate correlation. In conclusion, there was a relationship between work position and musculoskeletal complaints as well as between age and musculoskeletal complaints among street sweeper at Kecamatan Wenang, Manado.

Keywords: work position, age, musculoskeletal complaints

 

Abstrak: Keluhan muskuloskeletal dirasakan oleh seseorang atau pekerja mulai dari keluhan sangat ringan sampai sangat hebat. Jika otot menerima beban statis untuk waktu yang cukup lama, maka dapat terjadi nyeri otot. Penyapu jalan bertugas untuk membersihkan jalanan dengan menggunakan sapu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara posisi kerja dan usia dengan keluhan muskuloskeletal pada pekerja penyapu jalan di Kecamatan Wenang Kota Manado. Jenis penelitian ialah deskriptif. Instrumen yang digunakan untuk pengukuran posisi kerja ialah REBA, sedangkan untuk pengukuran usia ialah wawancara dan untuk pengukuran keluhan muskuloskeletal menggunakan nordic body map. Hasil uji korelasi Spearman antara posisi kerja dan keluhan muskuloskeletal mendapatkan nilai p=0,003 dan nilai r=0,381 dengan kolerasi cukup lemah. Selain itu hasil uji korelasi antara usia dengan keluhan muskuloskeletal mendapatkan nilai p=0,000 dan nilai r=0,529 dengan korelasi sedang. Simpulan penelitian ini yaitu terdapat hubungan bermakna antara posisi kerja dan usia dengan keluhan muskuloskeletal pada pekerja penyapu jalan di Kecamatan Wenang.

Kata kunci: posisi kerja, usia, keluhan musculoskeletal


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.35790/msj.1.1.2019.26635

Refbacks

  • There are currently no refbacks.