UJI AKTIVITAS ANTIMIKROBA KARANG LUNAK Dendronephtya sp., YANG DIKOLEKSI DARI DESA TUMBAK KECAMATAN PUSOMAEN, KABUPATEN MINAHASA TENGGARA TERHADAP Escherichia coli, Staphylococcus aureus, dan Candida albicans

Gloria Ekaputri Silap, Defny Wewengkang, Henki Rotinsulu

Abstract


ABSTRACT

Soft coral Dendronephtya sp., living in the waters of coral reefs that are rather deep, at depths below 10 meters, grow attached to a hard substrate, protected under lumps of living coral or dead coral. This study aims to determine the antimicrobial activity of soft coral Dendronephtya sp., collected from the waters of Tumbak Village, Pusomaen District, Southeast Minahasa Regency, against Escherichia coli, Staphylococcus aureus and Candida albicans. Dendronephtya sp., extracted by maceration method using 96% ethanol solvent, fractionation using liquid-liquid partition method with n-hexane, chloroform and methanol solvent, and the testing of antimicrobial activity using the Kirby Bauer diffusion method. The results showed that ethanol extract of soft corals (Dendronephtya sp.), n-hexane fraction had inhibition of 8 mm against Escherichia coli bacteria, 7 mm against Staphylococcus aureus while Candida albicans had very good activity in n-hexane fractions of n-hexane. 9.3 mm, so it can be recommended as an antimicrobial.

 

Keywords : Antimicrobial, Candida albicans, Escherichia coli, Soft Coral (Dendronephtya sp.), Staphylococcus aureus.

 

ABSTRAK

Karang lunak Dendronephtya sp., hidup di perairan terumbu karang yang agak dalam, pada kedalaman di bawah 10 meter, tumbuh melekat di dasar yang keras, terlindung di bawah bongkahan karang hidup atau karang mati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya aktivitas antimikroba dari karang lunak Dendronephtya sp., yang dikoleksi dari perairan Desa Tumbak Kecamatan Pusomaen Kabupaten Minahasa Tenggara terhadap Escherichia coli, Staphylococcus aureus dan Candida albicans. Dendronephtya sp., diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%, fraksinasi menggunakan metode partisi cair-cair dengan pelarut n-heksan, kloroform dan metanol, dan pengujian aktivitas antimikroba menggunakan metode difusi agar Kirby Bauer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol karang lunak (Dendronephtya sp.) Fraksi karang n-heksan memiliki daya hambat sebesar 8 mm  terhadap bakteri Escherichia coli, 7 mm pada Staphylococcus aureus  sedangkan  Candida albicans aktivitas  yang sangat baik terjadi pada fraksi dan ekstrak n-heksan sebesar 9,3 mm, sehingga dapat direkomendasikan sebagai antimikroba.

 

Kata Kunci : Antimikroba, Candida albicans, Escherichia coli,  Karang Lunak (Dendronephtya sp.), dan Staphylococcus aureus

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.35799/pha.9.2020.27411

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 PHARMACON



 

Publisher :
Pharmacy Study Program,
Faculty of Mathematic and Science
Sam Ratulangi University
Manado, North Sulawesi, Indonesia, 95115

      

Cooperation With :
Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI)
Sulawesi Utara
Manado, North Sulawesi, Indonesia, 95112

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.