KINERJA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN SIAU TAGULANDANG BIARO DALAM MENYERAP ASPIRASI MASYARAKAT

Marten Wahyudi Juni

Abstract


ABSTRAK

Banyak kasus di beberapa daerah, konstituen mengeluh karena wakil mereka yang duduk sebagai anggota DPRD yang mereka pilih, kurang akomodatif bahkan tidak pernah berkunjung dan berkomunikasi dengan konstituennya. Hal ini menyebabkan konstituen kehilangan saluran komunikasi politik untuk menyalurkan aspirasi mereka. Atau anggota DPRD pernah berkunjung dan menyerap aspirasi konstituen, tetapi aspirasi mereka tidak pernah terwujud dalam bentuk proyek pembangunan atau program di daerah pemilihannya. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah merupakan salah satu lembaga yang mewakili seluruh lapisan masyarakat dalam pemerintahan. Dalam menjalankan peran dan fungsi sebagai wakil rakyat belum bisa memberikan sumbangsih yang begitu maksimal terhadap kepentingan masyarakat. Hal ini dapat kita lihat, dimana seringnya kebijakan-kebijakan yang telah ditetapkan/diputuskan oleh pemerintah sama sekali tidak memihak tehadap kepentingan masyarakat ataupun tidak sesuai dengan aspirasi masyarakat. Oleh karena itu dengan menguatnya peran DPRD di era reformasi dan otonomi daerah saat ini, yang mana peran DPRD sebagai posisi sentral yang biasanya tercermin dalam doktrin kedaulatan rakyat di era otonomi daerah di tandai dengan penegasan akan peran tugas dan wewenang DPRD, yakin selain menyerap dan menyalurkan aspirasi masyarakat menjadi sebuah kebijakan pemerintah daerah juga melakukan fungsi pengawasan. Oleh karena itu fungsi menyerap, menyalurkan dan memperjuangkan aspirasi konstituen partai politik oleh anggota legislative merupakan salah satu yang harus dijalankan. Realitas politik yang berkembang saat ini mewajibkan kandidat terpilih (anggota DPRD Kota/Kabupaten) harus menyerap aspirasi dengan memanfaatkan waktu reses dan saat-saat melakukan kunjungan kerja ke daerah pemilihan (dapil). Penelitian ini akan melihat bagaimana kinerja DPRD Sitaro dalam menjalankan fungsinya tersebut.

 

Kata Kunci : Kinerja DPRD

 

 

ABSTRACT

Many cases in some regions, constituents complain because their representatives who sit as members of the DPRD they choose, are less accommodating and never even visit and communicate with their constituents. This causes the constituents to lose the channel of political communication to channel their aspirations. Or DPRD members have visited and absorbed the constituents' aspirations, but their aspirations have never been realized in the form of development projects or programs in their constituencies. The Regional House of Representatives is an institution that represents all levels of society in government. In carrying out its role and function as a people's representative, it has not been able to make such a maximum contribution to the interests of the community. We can see this, where often the policies that have been set / decided by the government are not in favor of the interests of the community or are not in accordance with the aspirations of the community. Therefore, with the strengthening of the role of the DPRD in the current era of reform and regional autonomy, the role of the DPRD as a central position which is usually reflected in the doctrine of popular sovereignty in the era of regional autonomy is marked by affirming the role and authority of the DPRD, sure besides absorbing and channeling the aspirations of the community to become a policy of the regional government also carry out the supervisory function. Therefore the function of absorbing, distributing and fighting for the aspirations of political party constituents by legislative members is one that must be carried out. The political reality that is developing now requires that elected candidates (members of the City / Regency DPRD) must absorb their aspirations by making use of the recess time and during work visits to electoral districts (electoral districts). This research will look at how the performance of the Sitaro DPRD in carrying out its functions.

 

Keywords: DPRD Performance


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.