PARTISIPASI POLITIK MAHASISWA BUOL DALAM PEMILIHAN UMUM 2019

Yusril Pontoh & Fand. Ajada

Abstract


ABSTRAK

Keberadaan mahasiswa Buol yang tergabung dalam organisasi Persatuan Pelajar Mahasiswa Indonesia Buol (PPMIB) di Gorontalo berjumlah 152 orang dengan komposisi laki-laki 69 orang dan perempuan 83 orang[1]. Dalam menggunakan hak pilih hanya berkisar 57% yang berpartisipasi dalam Pemilu 2019 di Kabupaten Buol, sementara sekitar 43 % yang tidak menggunakan hak pilih. Tulisan ini bertujuan untuk melihat partisipasi politik mahasiwa Buol dalam menggunakan hak politik serta faktor yang mempengaruhi partisipasi politik dalam menggunakan hak politik. Tulisan ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Hasil penelitian menunjukan bahwa, secara keseluruhan mahasiswa Buol di Gorontalo mempunyai keinginan untuk berpartisipasi dalam Pemilu 2019, namun aspek biaya transportasi yang menjadi kendala bagi mahasiswa untuk menyalurkan hak politiknya. Disisi lain ada sekitar 57% mahasiswa yang mendapat akomodasi transportasi melalui partai politik dan calon legislatif. Adapun yang menjadi faktor pendorong partisipasi politik mahsiswa Buol dalam memberikan hak politik adalah pertimbangan kandidat, faktor mobilisasi dan kinsip atau kekerabatan melalui peguyuban (PPMIB) di Gorontalo.

 

Kata Kunci : Partisipasi Politik, Mahasiswa, Pemilu 2019

 

 

ABSTRACT

                The existence of Buol students who are members of the Indonesian Buol Student Association (PPMIB) in Gorontalo totaled 152 people with a composition of 69 men and 83 women. In exercising the right to vote only around 57% participated in the 2019 elections in Buol District, while around 43% did not exercise their right to vote. This paper aims to look at the political participation of Buol students in exercising political rights as well as the factors that influence political participation in using political rights. This paper uses a qualitative method with a phenomenological approach. The results showed that, overall, the Buol students in Gorontalo had the desire to participate in the 2019 elections, but aspects of transportation costs were an obstacle for students to channel their political rights. On the other hand there are around 57% of students who get transportation accommodations through political parties and legislative candidates. As for the factors that drive the political participation of Buol students in providing political rights is the consideration of candidates, mobilization factors and principles or kinship through community groups (PPMIB) in Gorontalo.

 

Keywords: Political Participation, Students, 2019 Elections

[1] Sumber : Sekretariat PPMIB di Gorontalo tahun 2019


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Politico FISIP UNSRAT