PERAN PENDAMPING PROGRAM KELUARGA HARAPAN DALAM VERIFIKASI DAN PEMUTAKHIRAN DATA (Studi di Kecamatan Siau Timur, Kabupaten Siau Tagulandang Biaro)

Alekxander Gumabo

Abstract


ABSTRAK

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Nasional per Maret 2019, jumlah penduduk miskin (penduduk dengan pengeluaran per kapita per bulan di bawah Garis Kemiskinan) di Indonesia mencapai 25,14 juta orang. Hasil ini dapat dikatakan bahwa kemiskinan yang ada di Indonesia masih perlu dan harus ditangani lebih serius lagi. Pemerintah merespons masalah kemiskinan tersebut dengan mengulirkan Program Keluarga Harapan (PKH) yang merupakan pengembangan sistem perlindungan sosial yang dapat meringankan dan membantu rumah tangga sangat miskin dalam hal mendapatkan akses pelayanan kesehatan dan Pendidikan Dasar. Program ini diharapkan akan dapat mengurangi kemiskinan. Dengan menggunakan metode kualitatif (Creswell, John W. 2010), penelitian ini akan mengkaji bagaimana peran pendamping Program Keluarga Harapan dalam memverifikasi dan pemuktahiran data penerima bantuan Program Keluarga Harapan di Kecamatan Siau Timur, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro. Temuan penelitian menggambarkan bahwa peran pendamping Program Keluarga Harapan masih kurang dalam pemantauan langsung ke lapangan, kurang teliti dalam pengelolaan data  sehingga keluarga yang seharusya bisa dan layak untuk mendapatkan bantuan ini terlewatkan..

 

Kata Kunci: Peran; Pendamping PKH

 

 

ABSTRACT

Based on data from the National Statistics Agency as of March 2019, the number of poor people (residents with per capita expenditure per month below the Poverty Line) in Indonesia reached 25.14 million people. This result can be said that poverty in Indonesia still needs and must be handled more seriously. The government responds to the problem of poverty by rolling out the Family of Hope Program (PKH), which is the development of a social protection system that can alleviate and assist very poor households in getting access to health services and basic education. This program is expected to reduce poverty. Using qualitative methods (Creswell, John W. 2010), this study will examine the role of Family Hope Program assistants in verifying and updating data on beneficiaries of the Family Hope Program in East Siau District, Pulau Siau Tagulandang Biaro Regency. The research findings illustrate that the role of Family Hope Program facilitators is still lacking in direct monitoring to the field, they are not thorough in managing data so that families who should be able and deserve this assistance are overlooked.

 

Keywords: Role; PKH Facilitator


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Politico FISIP UNSRAT