IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KAWASAN TANPA ROKOK DI KOTA MANADO

Muthia S. Gintulangi

Abstract


ABSTRAK

Dalam penerapan kebijakan tentang kawasan tanpa rokok di Kota Manado masih beum mendapat respon positif dari masayarakat.  Hal itu terlihat dari masih banyaknya masyarakat yang tetap merokok di wilayah yang sudah ditetapkan sebagai kawasan bebas rokok. Dengan menggunakan metode kualitatif (Moleong, 2017:29), penelitian ini akan mengkaji implementasi dari program kawasan bebas rokok yang ditetapkan oleh Pemerintah Kota Manado. Implementasi disini akan dikaji dengan menggunakan pendekatan yang dikemukakan oleh Edward III (2003) tentang implementasi kebijakan. Menurutnya beberapa hal yang dapat mempengaruhi keberhasilan suatu implementasi, yaitu: Comunication (Komunikasi), Resources (Sumber Daya), Disposition (Disposisi), dan Bureaucratic Structure (Struktur Birokrasi). Temuan penelitian menggambarkan implementasi kebijakan di Kota Manado masih jauh dari harapan. Penyebab sehingga tidak terlaksananya aturan ini diantaranya adalah kurangnya sosialisasi dari pemerintah, sehingga tempat-tempat yang telah di tentukan oleh pemerintah kota Manado untuk tidak bisa merokok, tapi banyak masyarakat yang merokok di tempat-tempat yang telah di tentukan. Padahal, jelas tertulis dalam perda Kota Manado nomor 5 tahun 2017 tentang Kawasan Tanpa Rokok, yang di dalamnya menjelaskan bahwa setiap warga daerah Kota Manado yang melanggar aturan ini akan di kenakan sanksi dan akan mendapatkan hukuman sesuai dengan waktu yang telah di tentukan. Permasalahan yang juga muncul ketika masih banyak masyarakat yang melanggar atruran ini, ketika sanksi dari aturan ini belum bisa di eksekusi oleh pihak pemerintah yang ada, karena sejauh ini belum ada masyarakat pelanggar aturan ini yang di dapati sanksi yang ada. Dan juga pemerintah yang ada, belum bisa mengganggap serius aturan tersebut. Sehingga dalam penerapan yang ada masih terdapat berbagai kendala untuk bisa menerapkan peraturan ini dengan baik, dan tentunya sesuai dengan tujuan yang di inginkan.

 

Kata kunci: Implementasi Kebijakan

 

 

ABSTRACT

The implementation of the policy on smoking free areas in Manado City has not received a positive response from the community. This can be seen from the large number of people who continue to smoke in areas that have been designated as smoke-free areas. Using qualitative methods (Moleong, 2017: 29), this study will examine the implementation of the smoke-free area program established by the Manado City Government. The implementation here will be studied using the approach proposed by Edward III (2003) regarding policy implementation. According to him, several things can affect the success of an implementation, namely: Communication, Resources, Disposition, and Bureaucratic Structure. The research findings illustrate that policy implementation in Manado City is still far from expectations. The reasons for not implementing this rule include the lack of socialization from the government, so that the places that have been determined by the Manado city government not to be able to smoke, but many people smoke in designated places. In fact, it is clearly written in the Manado City regulation number 5 of 2017 concerning No-Smoking Areas, which explains that every citizen of the City of Manado who violates this rule will be subject to sanctions and will get punishment according to the time specified. The problem that also arises when there are still many people who violate this rule, when the sanctions from this rule cannot be executed by the existing government, because so far no people who violate this rule have found the existing sanctions. And also the existing government, has not been able to take this regulation seriously. So that in existing applications there are still various obstacles to being able to apply this rule properly, and of course in accordance with the desired objectives.

 

Keywords: Policy Implementation


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Politico FISIP UNSRAT