STRATEGI PEMENANGAN IRENE A. GAHGANA PADA PEMILU LEGISLATIF DIKABUPATEN KEPULAUAN SANGIHE TAHUN 2019

Veronica Sumahe

Abstract


ABSTRAK

      Fenomena kemenangan Irene A. Gahgana pada Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2019 di Kabupaten Kepulauan Sangihe adalah hal yang menarik untuk dilihat, karena pada pemilihan umum legislatif sebelumnya tahun 2014 Irene A. Gahgana tidak menang. Dengan menggunakan metode kualitatif (Sugiyono, 2015), penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemenangan apa yang digunakan oleh Irene A. Gahgana pada saat mengikuti pemilu legislatif di kabupaten Kepulauan Sangihe Tahun 2019. Strategi disini akan dikaji dengan menggunakan teori modalitas yang dikemukakan oleh Pierre Bourdieu (1986). Temuan penelitian menggambarkan bahwa ada beberapa strategi yang digunakan Irene A. Gahgana dalam memenangkan kursi anggota legislative Kabupaten Kepulauan Sangihe, yang terangkum dalam strategi modalitas, diantaranya pemanfaatan modal budaya, karena diketahui bahwa masyarakat Sangihe memiliki nilai budaya yang kuat, dimana ikatan kekeluargaan masih sangat kuat. Selain itu adalah pemanfaatan modal politik ,dimana ada dukungan dari lembaga politik, yaitu partai politik.

 

Kata kunci: Strategi Pemenangan; Modalitas

 

 

ABSTRACT

      The phenomenon of Irene A. Gahgana's victory in the 2019 Legislative General Election (Pileg) in Sangihe Islands Regency is an interesting thing to see, because in the previous 2014 legislative elections Irene A. Gahgana did not win. By using qualitative methods (Sugiyono, 2015), this study aims to determine what winning strategy was used by Irene A. Gahgana when participating in the 2019 legislative elections in the Sangihe Islands district. The strategy here will be examined using the modality theory proposed by Pierre Bourdieu. (1977). The research findings illustrate that there are several strategies used by Irene A. Gahgana in winning the seat of legislative members of Sangihe Islands Regency, which are summarized in modality strategies, including the use of cultural capital, because it is known that the Sangihe community has strong cultural values, where family ties are still very strong. . Besides that, it is the use of political capital, where there is support from political institutions, namely political parties.

 

Key words: Winning Strategy; Modality


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Politico FISIP UNSRAT