EFEKTIVITAS PROGRAM BERAS MISKIN DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT

Demsi Salensehe

Abstract


ABSTRAK

Untuk meningkatkan keberhasilan pelaksanaan program Beras Miskin (Raskin) dalam mencapai tujuannya, diperlukan adanya koordinasi antar seluruh instansi terkait, dimulai dari pusat sampai ke tingkat daerah (provinsi, kabupaten dan kota, tingkat kecamatan dan desa/kelurahan), mulai dari perencanaan sampai implementasinya dengan mengikutsertakan berbagai unsur masyarakat dan pihak terkait lainnya. Selain perlunya koordinasi antar instansi terkait, aktivitas pelaksanaan program Raskin juga perlu dievaluasi dengan tujuan untuk mengetahui tingkat keberhasilan, menentukan relevansi, efisiensi, efektifitas, manfaat dan dampak dari kegiatan dengan pandangan untuk penyempurnaan kegiatan yang sedang berjalan, membantu perencanaan, menyusun program dan pengambilan keputusan di masa yang akan datang. Dengan menggunakan metode kualitatif, (Sugiyono, 2015), penelitian ini akan mengkaji efektifitas program raskin dalam  meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya di kelurahan Kombos Barat Kecamatan Singkil Kota Manado. Efektifitas akan dikaji dengan menggunakan pendekatan yang dikemukakan oleh Steers Richard. M. (2005), tentang  Efektivitas Organisasi. Temuan penelitian menggambarkan bahwa Program Raskin di Kelurahan Kombos Barat belum efektif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal itu disebabkan  karena belum dapat memenuhi indikator 6T ketepatan raskin, yaitu tepat jumlah, tepat sasaran, tepat kualitas, tepat harga, tepat waktu, tepat administrasi. Indicator 6T tersebut sangat berpengaruh terhadap kesuksesan program raskin di Kelurahan Kombos Barat.

 

Kata Kunci: Efektifitas; Program Beras Miskin

 

 

ABSTRACT

In order to increase the success of the implementation of the Poor Rice Program (Raskin) in achieving its objectives, coordination between all relevant agencies is required, starting from the central to regional levels (province, district and city, sub-district and village / kelurahan levels), from planning to implementation. involve various elements of society and other related parties. In addition to the need for coordination between related agencies, Raskin program implementation activities also need to be evaluated with the aim of determining the level of success, determining the relevance, efficiency, effectiveness, benefits and impact of activities with a view to improving ongoing activities, assisting planning, compiling programs and decision making. in the future. By using qualitative methods (Sugiyono, 2015), this study will examine the effectiveness of the Raskin program in improving community welfare, especially in Kombos Barat, Singkil District, Manado City. Effectiveness will be assessed using the approach proposed by Steers Richard. M. (2005), on Organizational Effectiveness. The research findings illustrate that the Raskin program in Kombos Barat Village has not been effective in improving community welfare. This is because the 6T indicators have not been able to meet the accuracy of Raskin, namely the right amount, the right target, the right quality, the right price, the right time, the right administration. The 6T indicator greatly influences the success of the Raskin program in Kombos Barat Village.

 

Keywords: Effectiveness; Poor Rice Program

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Politico FISIP UNSRAT