PERILAKU PEMILIH MASYARAKAT DESA KUMA KECAMATAN ESSANG PADA PILKADA TALAUD 2018

Aldes Laluraa

Abstract


Perilaku pemilih masyarakat yang ada di Desa Kuma pada Pemilihan Kepala Daerah tahun 2018, sangat menarik untuk dikaji, karena bagaimana mereka menggunakan preferensi politik mereka dalam memilih pasangan calon yang ada. Seperti yang diketahui bahwa pada pilkada tahun 2018 di Kabupaten Talaud salah satu pasangan calon yang bertarung pernah terjerat kasus korupsi disaat memimpin kabupaten ini. sementara lawan yang dihadapi olehnya adalah kepala daerah imcumbent saat itu. Kenapa hal ini menarik, karena untuk mengetahui bagaimana masyarakat menggunakan preferensi politik mereka dalam menentukan pilihannya. Dengan menggunakan metode kualitatif (Sugiyono, 2014), artikel ini akan mengkaji perilaku pemilih masyarakat yang ada di Desa Kuma Kecamatan Essang pada Pilkada tahun 2018. Perilaku pemilih akan dikaji dengan menggunakan pendekatan yang dikemukakan oleh Roth, Dieter (2008), tentang perilaku pemilih. Temuan penelitian menggambarkan dilihat dari pendekatan sosiologis, tidak sedikit pemilih yang menunjukan sikap perilaku memilih ini dalam menjatuhkan pilihan politiknya. Dimana adanya faktor kekeluargaan masih mempengaruhi perilaku seorang pemilih terhadap seorang kandidat. Selain itu, juga menunjukan tingkat kesamaan pilihan atau preferensi politik dilingkungan keluarga dari seorang pemilih. Dilihat dari pendekatan psikologis, pemilih menunjukan perilakunya dengan mengidentifikasi partai dan lebih melihat figur atau kandidat dari pasangan calon. Hal itu, disebabkan adanya keterkaitan atau saling berhubungan antara faktor sosiologis dan psikologis. Dalam proses terbentuknya perilaku ini di latar belakangi oleh faktor sosiologis. Dimana seseorang pemilih dalam menjatuhkan pilihannya mengedepankan persepsi terhadap kandidat dan kemudian menentukan sikap. Sedangkan dilihat dari pendekatan pilihan rasional, pemilih menggunakan preferensi dengan melihat program yang ditawarkan juga melihat prestasi, keberhasilan, serta kapasitas kepemimpinan yang dimiliki seorang kandidat. Namun, rasionalitas yang mereka tunjukan tidak lepas dari faktor sosiologis. Dimana informasi yang didapatkan atau diterima oleh pemilih lebih dominan berasal dari argument atau pendapat orang tuanya yang kemudian membentuk perilaku rasional.

 

Kata Kunci: Perilaku Pemilih

 

 

ABSTRACT

The behavior of community voters in Kuma Village in the 2018 Regional Head Election is very interesting to study, because of how they use their political preferences in choosing the existing candidate pairs. It is known that in the 2018 regional election in Talaud Regency, one of the pairs of candidates who fought was caught in a corruption case while leading this district. while the opponent he was facing was the then-imcumbent regional head. Why this is interesting, because to find out how people use their political preferences in determining their choices. Using qualitative methods (Sugiyono, 2014), this article will examine the behavior of community voters in Kuma Village, Essang District in the 2018 Regional Head Election. Voter behavior will be studied using the approach proposed by Roth, Dieter (2008), regarding voter behavior. The research findings illustrate that from a sociological approach, not a few voters show this attitude of voting behavior in making their political choices. Where the family factor still influences the behavior of a voter towards a candidate. In addition, it also shows the level of similarity in political choices or preferences in the family environment of a voter. Judging from the psychological approach, voters show their behavior by identifying the party and looking at the figure or candidate from the candidate pair. This is due to the relationship or interconnectedness between sociological and psychological factors. In the process of forming this behavior in the background by sociological factors. Where a voter in making his choice puts forward the perception of the candidate and then determines his attitude. While viewed from the rational choice approach, voters use preferences by looking at the programs offered as well as looking at the achievements, successes, and leadership capacities of a candidate. However, the rationality they show cannot be separated from sociological factors. Where the information obtained or received by voters is more dominant from the arguments or opinions of their parents which then form rational behavior.

 

Keywords: Voter Behavior

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Politico FISIP UNSRAT