PERILAKU POLITIK MEMILIH MASYARAKAT DI DESA NAGARA KECAMATAN BOLANGITANG TIMUR KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW UTARA PADA PEMILIHAN PRESIDEN 2019

Desty Prisilia Lahope, Wiesje F. Wilar, Trientje Lambey

Abstract


Keterlibatan masyarakat dalam pemilihan presiden dan wakil presiden (Pilpres) tahun 2019, sangat menarik untuk dikaji karena banyak terjadi fenomena yang terkait dengan dinamika demokrasi. Salah satu yang juga menarik untuk dikaji adalah perilaku memilih masyarakat pada saat pilpres tersebut. Dengan menggunakan metode kualitatif (Moleong, 2013), artikel ini akan mengkaji perilaku politik pemilih masyarakat yang ada di Desa Nagara, Kecamatan Bolangitang Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara pada pilpres tahun 2019. Perilaku pemilih akan dikaji dengan menggunakan pendekatan yang dikemukakan oleh Anthonius P Sitepu (2012), tentang pendekatan untuk mengetahui perilaku pemilih. Menurutnya terdapat beberapa pendekatan yang bias digunakan unutk memehami perilaku pemilih yaitu pendekatan sosilogis, pendekatan psikologis, dan pendekatan pilihan rasional. Temuan penelitian mengambarkan dari sisi pendekatan psikologis pemilih mendasari pilihannya dari partai mana yang mengusungnya. Dari pendekatan sosiologis, terlihat pemilih kurang terpengaruh dari factor-faktor sosiologis dalam menentukan pilihannya. Pemilih justru cenderung memilih calon dengan melihat pada karakter dan gaya kepememimpinan. Pada pilpres tahun 2019, di Desa Nagara banyak pemilih yang rasional, hal ini terlihat dari masyarakat yang menggunakan hak pilih mereka berdasarkan prestasi dan juga popularitas dari pasangan calon presiden dan wakil presiden.

 

Kata Kunci: Perilaku Memilih

 

 

ABSTRACT

Community involvement in the 2019 presidential and vice presidential elections is very interesting to study because there are many phenomena related to the dynamics of democracy. One that is also interesting to study is the voting behavior of the people during the presidential election. Using a qualitative method (Moleong, 2013), this article will examine the political behavior of community voters in Nagara Village, East Bolangitang District, North Bolaang Mongondow Regency in the 2019 presidential election. Voter behavior will be studied using the approach proposed by Anthonius P Sitepu (2012), about the approach to determine voter behavior. According to him, there are several approaches that can be used to understand voter behavior, namely the sociological approach, the psychological approach, and the rational choice approach. The findings of the study illustrate from the psychological approach that voters underlie their choice of which party to carry them. From the sociological approach, it appears that voters are less influenced by sociological factors in determining their choice. Voters tend to choose candidates by looking at the character and leadership style. In the 2019 presidential election, in Nagara Village there were many rational voters, this can be seen from the people who use their voting rights based on merit and also the popularity of the presidential and vice presidential candidate pairs.

 

Keywords: Voting Behavior

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Politico FISIP UNSRAT