NILAI – NILAI KEARIFAN LOKAL DALAM PERMUKIMAN NUMFOR DORERI DI PULAU MANSINAM

Yanter Frisan Ihalauw, Vicky Makarau, Fela Warauw

Abstract


Dari catatan F.C. Kamma, bahwa orang Numfor berasal dari pulau dengan nama yang sama dan masih berkerabat dengan orang Biak. Mereka ini telah berabad-abad lamanya menempati pulau Biak dan Supiori, tetapi kemungkinan besar sebelum itu, mereka ini datang dari wilayah timur (Tanah Tabi dan Sanar) Kabupaten Jayapura Suku Numfor doreri merupakan suku yang berasal dari pulau biak Numfor. Sekitar abad 17 atau awal abad 18 terjadi peselisihan keluarga yang mengakibatkan perang saudara yang disebut mambri dikalangan masyarakat biak numfor. Dari sinilah timbul niat beberapa keluarga dari beberapa kampung di pulau Numfor untuk pindah mencari daerah baru. Permukiman suku Numfor Doreri berkembang mengikuti garis pantai dengan posisi rumah berada di daratan, Kebanyakan rumah tinggal masyarakat numfor doreri di pulau mansinam berdinding setengah tembok setegah kayu atau keseluruhan berdinding kayu dan menggunakan seng sebagai penutup rumah. Beberapa rumah tinggal didepannya terdapat pondok kecil yang menyerupai replika rumah adat, Biasanya Masyarakat setempat menyebutnya rumah pondok Berdasarkan struktur mata pencaharian utama penduduk, sebagian besar penduduk bermatapencaharian sebagai petani, peternak dan nelayan (45,5%). Sekitar 70 KK (37,4%) merupakan pegawai negeri sipil (PNS) di berbagai instansi pemerintah baik sebagai aparat kampong, PNS di pemerintah Kabupaten Manokwari maupun PNS di pemerintah Provinsi Papua Barat. Sedangkan sebanyak 17,1% adalah buruh dan karyawan swasta. Organisasi Sosial Suku Numfor doreri di wadahi oleh kepala adat sebagai pimpinan Tertinggi, Kepala Adat mempunyai peranan tertinggi dalam  Keret/Fam/Marga dan peranan tersebut adalah sebagai hakim perdamaian yang berhak menimbang berat ringannya sanksi yang harus dikenakan kepada anggota suku. Selain itu kepala adat juga berperan dalam Perizinan dalam membangun rumah dan menentukan lokasi bermukim tiap keret agar tidak tercipta pertikaian antar sesama suku. Kearifan Lokal yang terdapat dalam Permukiman Numfor Doreri Yakni Pola permukiman, Pola Ruang dan Perilaku Bermukim, Struktur Ruang dan Lingkungan, Upacara adat, Tarian adat, Karakter Bangunan dan Motif Ukir. Dimana berdasarkan Ciri-ciri Kearifan lokal dalam permukiman Numfor Doreri Mampu bertahan terhadap budaya luar, Mempunyai kemampuan mengendalikan dan Mampu memberi arah terhadap perkembangan budaya.

 

Kata Kunci :Kearifan Lokal, Numfor Doreri, Mansinam

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.