ANALISIS PENGEMBANGAN KAWASAN AGROPOLITAN DI LANGOWAN KABUPATEN MINAHASA

Zekry N Mamahit, Dwight M Rondonuwu, Windy Mononimbar

Abstract


Kesenjangan antara kawasan perkotaan dan perdesaan saat ini sering terjadi.Dimana perkembangan pembangunan diperkotaan yang demikian pesat membuat pertumbuhan ekonomi perkotaan menjulang tinggi dan setiap aspek kehidupan sosial didalamnya juga berkembang dengan sangat baik, disamping itu juga adanya benturan dengan aspek lingkungan terkait pembangunan kawasan perkotaan.Dengan demikian, perlu adanya pengembangan kawasan perdesaan dengan memanfaatkan seluruh potensi sumberdaya yang dimiliki oleh perdesaan.Langowan termasuk didalam wilayah Kawasan Agropolitan Pakakaan yang berada di Kabupaten Minahasa.Kawasan Agropolitan merupakan kawasan yang terdiri atas beberapa pusat kegiatan pada wilayah perdesaan sebagai sistem produksi pertanian dan pengelolaan sumber daya alam tertentu, dengan adanya keterkaitan fungsi dan hirarki keruangan sistem permukiman dan sistem agribisnis.Langowan merupakan wilayah yang sangat potensial untuk pengembangan sektor pertanian.Namun berdasarkan survey lapangan yang ada, saat ini belum adanya perkembangan sektor pertanian yang kompetitif dari hulu hingga hilir.Tujuan dari penelitian ini yaitu mengidentifikasi karakteristik kawasan dan menganalisis struktur ruang Kawasan Agropolitan di Langowan Kabupaten Minahasa.Penelitian ini menggunakan pendekatan metode kuantitatif deskriptif dengan teknik analisis menggunakan metode statistika deskriptif, metode Location Quotient (LQ) dan Shift Share (SS), dan metode skalogram guttman.Bila dilihat dari hasil penelitian maka dapat disimpulkan karakteristik Kawasan Agropolitan di Langowan memiliki kondisi agroklimat yang cocok untuk pertanian.Memiliki fasum, fasos, sarana dan prasarana dasar.Memiliki infrastruktur penunjang pertanian.Memiliki sumberdaya manusia yaitu penduduk tani dan kelompok tani.Memiliki 17 jenis komoditas pertanian dengan 6 potensi unggulan prioritas pengembangan yaitu komoditas ubi jalar, cabe keriting, kelapa, buncis, padi sawah, dan tomat.Struktur ruang Kawasan Agropolitan di Langowan diketahui hirarki I yang diarahkan sebagai pusat pelayanan utama kawasan berada pada Kecamatan Langowan timur, hirarki II yang diarahkan sebagai pusat pertumbuhan I berada pada Kecamatan Langowan barat, dan hirarki III yang diarahkan sebagai pusat pertumbuhan II berada pada Kecamatan Langowan utara dan Langowan selatan.

 

KATA KUNCI : Pengembangan Kawasan, Agropolitan,  Struktur Ruang

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.