ANALISIS PEMANFAATAN RUANG DI KAWASAN SEKITAR JALAN LINGKAR KOTA MANADO

Febri Irwandi Malau, Windy Mononimbar, Johanes Van Rate

Abstract


Perubahan Pemanfaatan ruang merupakan faktor dominan yang mengarahkan dan membentuk struktur suatu kota. Perubahan ini akan mengakibatkan peningkatan produktivitas guna lahan dalam bentuk alih fungsi maupun peningkatan intensitas ruang. Perkembangan ruang di kawasan perkotaan tersebut, cenderung mengalami perubahan fungsi kawasan dari kawasan tidak terbangun menjadi kawasan terbangun. Masalah yang terjadi akibat dari perubahan tersebut, mengakibatkan daya dukung lahan dan kelestarian lingkungan hidup di masa yang akan datang mengalami gangguan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis kesesuian pemanfaatan ruang dengan arahan perencanaan yang ada di kawasan sekitar jalan lingkar Kota Manado. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan analisis spasial/keruangan. Data yang diperoleh diolah menggunakan bantuan perangkat lunak/software Arcmap 10.3. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, bentuk struktur ruang di kawasan sekitar jalan lingkar Kota Manado mendekati konsep konsentris dan pola ruangnya terdiri atas fungsi lindung 302,28 Ha (13,43%) dan fungsi budidaya 1948,60 (86,57%), untuk kesesuaian struktur ruang sudah sesuai dengan arahan perencanaan yang ada karena sudah mampu melayani masyarakat yang ada di kawasan sekitar jalan lingkar, sedangkan pola ruang belum sesuai dengan arahan perencanaan yang ada karena terdapat ketidaksesuaian yaitu sebagai fungsi lindung 104,91 Ha (4,66%) dan fungsi budidaya 633,18 Ha (28,13%).

                                                      

Kata Kunci : Jalan Lingkar, Kota Manado, Pemanfaatan Ruang 

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.