ANALISIS KARAKTERISTIK URBAN SPRAWL DI KOTA MANADO

Virgin Juliet Bambulu, Linda Tondobala, Esli D Takumansang

Abstract


Kota Manado yang merupakan ibu kota Provinsi Sulawesi Utara dalam dekade terakhir mengalami perkembangan yang pesat. Besarnya jumlah penduduk di Kota Manado menyebabkan kepadatan penduduk menjadi cukup tinggi. Akibatnya muncul kecenderungan pergeseran fungsi-fungsi perkotaan ke daerah pinggiran dan perkembangan daerah secara acak (urban sprawl). Urban sprawl merupakan sebagai bentuk perkembangan perkotaan yang ditandai dengan karakteristik kepadatan yang rendah, perkembangan berpola lompat katak, perkembangan kawasan komersial berpola memita dan merupakan perkembangan yang diskontinu. Oleh karena itu, diperlukan analisis karakteristik urban sprawl di Kota Manado. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi gejala urban sprawl dan menganalisis karakteristik urban sprawl di Kota Manado. Penilitian ini menggunakan metode analisis kuantitatif dengan melakukan analisis spasial. Tujuan penelitian kuantitatif adalah mengembangkan dan menggunakan model-model matematis, teori-teori dan/atau hipotesis yang bekaitan. Berdasarkan hasil studi, bahwa yang teridentifikasi sebagai wilayah urban sprawl terdiri dari tujuh Kelurahan di Kota Manado yaitu Kelurahan Bengkol, Kelurahan Paniki Bawah, Kelurahan Kima Atas, Kelurahan Lapangan, Kelurahan Kairagi Dua, Kelurahan Tongkaina, dan Kelurahan Pandu dengan karakteristik kepadatan penduduk, kepadatan bangunan, dan pola spasial.

 

Kata Kunci : Urban Sprawl, Kota Manado.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.