SEBARAN SPASIAL EMISI GAS KARBON DIOKSIDA (CO2) PADA KAWASAN PERMUKIMAN DI KECAMATAN SINGKIL KOTA MANADO

Authors

  • Indra Wirana Jaya Gobel
  • Linda Tondobala
  • Rieneke L. E. Sela

DOI:

https://doi.org/10.35793/sp.v6i3.25787

Abstract

Saat ini Kota Manado menjadi kota yang memiliki aktivitas permukiman padat penduduk, dengan rata-rata laju pertumbuhan sebesar 1,3% per tahun (BPS Kota Manado, 2018) hingga menyebabkan penurunan kualitas udara. Penggunaan bahan bakar untuk memasak merupakan salah satu penyumbang emis gas karbon dioksida (CO2) pada sektor permukiman yang menyebabkan menurunnya kualitas udara. Wilayah penelitian berada di kawasan permukiman Kecamatan Singkil sebagai salah satu Kecamatan dengan tingkat pertumbuhan penduduk yang cukup signifikan di Kota Manado. Tujuan penelitian untuk menentukan faktor emisi spesifik (FES) serta menganalisis sebaran emisi CO2 dan melakukan pemetaan tingkat emisi CO2 pada kawasan permukiman Kecamatan Singkil Kota Manado. Penelitian ini menggunakan jenis data dan analisis kuantitatif kemudian dilakukan perhitungan menggunakan metode yang dikeluarkan Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) dengan mengetahui terlebih dahulu besaran penggunaan bahan bakar untuk memasak tiap tahunnya serta menghitung besaran emisi CO2 dari penggunaan bahan bakar untuk memasak setiap Kelurahan, kemudian menentukan faktor emisi spesifik (FES) yang diharapkan nilai dari FES tersebut dapat digunakan untuk menghitung estimasi jejak karbon, setelah diketahui emisi jejak karbon setiap kelurahan, kemudian dilakukan pemetaan tingkat emisi karbon dioksida (CO2) agar penyebaran jejak karbon tersebut dapat terlihat mana wilayah yang menyumbang emisi karbon dioksida tertinggi, sedang, dan terendah. Karakteristik bahan bakar yang digunakan untuk memasak pada lokasi penelitian adalah LPG, Minyak Tanah dan Kayu Bakar, yang penggunaan pertahunnya sebesar 83.752 kg/tahun dengan nilai emisi CO2 terhadap penggunaan bahan bakar untuk memasak sebesar 238 ton/tahun. FES tertinggi berada di Kelurahan Singkil Satu sebesar 0,6492 ton/tahun dan diikuti kelurahan lainnya. Hasil perhitungan nilai jejak karbon di Kecamatan Singkil sebesar 8.837,71 ton CO2/tahun.

Kata Kunci: Spasial, Emisi Karbon Dioksida (CO2), Kawasan Permukiman.

Downloads

Published

2019-10-21

Issue

Section

Articles