DAMPAK KEBIJAKAN PENGGUNAAN FINGERPRINT DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 2 RATAHAN KABUPATEN MINAHASA TENGGARA

Authors

  • EL FITRIA ROMPAS
  • FLORENCE DAICY LENGKONG
  • VERY LONDA

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah bagaimana dampak kebijakan penggunaan fingerprint di Sekolah
Menengah Pertama Negeri 2 Ratahan Kabupaten Minahasa Tenggara. Jenis penelitian yang
digunakan dalam penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatatif. Kemudian teknik
pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, studi dokumenter, dan observasi, Teknik
analisis data dalam penelitian digunakan analisis data kualitatif Miles dan Huberman. Hasil
penelitian ini menujukkan bahwa Penerapan finger print sebagai mesin absen guru dan pegawai
yang awalnya bertujuan untuk meningkatkan finger print disiplin kerja dan dalam upaya
mewujudkan pelayanan yang berkualitas di sektor pendidikan menjadi semain berarti dengan
tertatanya waktu operasional sekolah. Jadi dapat disimpulkan bahwa penerapan dan penggunaan
fingerprint yang telah meu dan pegawai semakin tepat waktu datang di sekolah dan nanti setelah
jam kantor berakhir baru pulang ke rumah tidak diikuti dengan adanya kompensasi dalam bentuk
pekerjaan over time. Sebab data lapangan menunjukkan bahwa tidak ada tunjangan yang diteriama
untuk guru & pegawai yang yang bekerja melebihi jam kerja (uang lembur). Hal ini dianggap perlu
untuk ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah untuk merumuskan sebuah kebijakan yang dapat
mengakomodir kepentinan guru dan pegawai.
Kata Kunci : Dampak Kebijakan, Fingerprint,

Downloads

Published

2021-01-13

How to Cite

ROMPAS, E. F., LENGKONG, F. D., & LONDA, V. (2021). DAMPAK KEBIJAKAN PENGGUNAAN FINGERPRINT DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 2 RATAHAN KABUPATEN MINAHASA TENGGARA. JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK, 7(99). Retrieved from https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/JAP/article/view/32081

Issue

Section

artikel