KAJIAN NILAI TUKAR PEMBUDIDAYA USAHA BUDIDAYA RUMPUT LAUT MENGHADAPI ERA NEW NORMAL DI DESA PELING SEASA KECAMATAN BULAGI KABUPATEN BANGGAI KEPULAUAN PROVINSI SULAWESI TENGAH

Authors

  • Agri Dawaso
  • Nurdin Jusuf
  • Victoria E.N Manoppo
  • Srie J. Sondakh
  • Grace O. Tambani
  • Edwin L.A. Ngangi

DOI:

https://doi.org/10.35800/akulturasi.9.1.2021.34059

Keywords:

rumput laut, budidaya, NTP, new normal

Abstract

Abstract

Based on the results and discussion of this research, it can be concluded: (a) The exchange rate of seaweed farming income is calculated based on the ratio between the total income and the total expenditure of the business. Based on the results of the NTP calculation for the seaweed cultivation business, the seaweed cultivation income is 438,881. The result of this NTP value is greater than 100, where the seaweed cultivator business can cover the costs incurred from the business; (b) The exchange rate of seaweed cultivators to total income can be calculated based on the ratio between the total income of seaweed cultivators, both from fishery and non-fishery businesses, and expenditures for seaweed cultivators from both cultivation and family consumption. Based on the results of the NTP calculation for the seaweed cultivator business, the total income was 147.41. This NTP value is greater than 100, which indicates that the income from the seaweed cultivator business can cover the subsistence needs (basic needs) of the seaweed cultivator family.    

 

Abstrak

Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian ini, dapat disimpulkan: (a) Nilai tukar pendapatan usaha budidaya rumput laut dihitung berdasarkan perbandingan antara jumlah pendapatan dan jumlah pengeluaran dari usaha tersebut. Berdasarkan hasil perhitungan NTP untuk usaha budidaya rumput laut pada pendapatan budidaya rumput laut sebesar 438,881. Nilai NTP ini hasilnya lebih besar dari 100, dimana usaha pembudidaya rumput laut dapat menutupi biaya yang ditimbulkan dari usaha tersebut; (b) Nilai tukar pembudidaya rumput laut pada total pendapatan dapat dihitung berdasarkan perbandingan antara jumlah total pendapatan pembudidaya usaha rumput rumput laut, baik dari usaha perikanan dan non perikanan berbanding dengan pengeluaran usaha pembudidaya rumput laut baik dari usaha budidaya dan konsumsi keluarga. Berdasarkan hasil perhitungan NTP untuk usaha pembudidaya rumput laut pada total pendapatan sebesar 147,41. Nilai NTP ini hasilnya lebih besar dari 100, hal mana mengindikasikan bahwa pendapatan dari usaha pembudidaya rumput laut dapat menutupi kebutuhan subsisten (kebutuhan dasar) keluarga pembudidaya rumput laut.

Downloads

Published

2021-05-21

How to Cite

Dawaso, A., Jusuf, N., Manoppo, V. E., Sondakh, S. J., Tambani, G. O., & Ngangi, E. L. (2021). KAJIAN NILAI TUKAR PEMBUDIDAYA USAHA BUDIDAYA RUMPUT LAUT MENGHADAPI ERA NEW NORMAL DI DESA PELING SEASA KECAMATAN BULAGI KABUPATEN BANGGAI KEPULAUAN PROVINSI SULAWESI TENGAH. AKULTURASI, 9(1), 142–153. https://doi.org/10.35800/akulturasi.9.1.2021.34059

Issue

Section

Articles