Analisis Profitabilitas Pada UMKM Ikan Asap di Desa Tambala Kecamatan Tombariri Kabupaten Minahasa
DOI:
https://doi.org/10.35800/akulturasi.v13i2.65427Keywords:
ikan asap, UMKM, profitabilitas, desa TambalaAbstract
Abstrak
The purpose of this study was to (a) determine the costs and revenues of smoked fish MSMEs and (b) determine the profitability of smoked fish MSMEs in Tambala Village, Tombariri District, Minahasa Regency. The research area was determined purposively, with data collection techniques including observation, interviews, and note-taking. The subjects, if individuals, were referred to as respondents and others as informants. This study was conducted at a smoked fish processing business in Tambala Village, Tanawangko District, with the respondents being the business owners.
The total cost of production equipment for the smoked fish processing business is IDR 270,841,000 per year. The break-even point calculation indicates that a minimum of 724 units must be produced and sold per year, and the minimum revenue required is IDR 29,590,309.55 per year to avoid losses. Once the BEP is known, the MIR (Marginal Income Ratio) and MOS (Margin of Safety) can be determined. The MIR (Marginal Income Ratio) is 46.44 percent, while the MOS (Margin of Safety) is 93.85 percent. The resulting profitability is 43.57 percent. This indicates that if the business is able to sell all of its production, the profit will be 40.37 percent.
Keywords: smoked fish, MSMEs, profitability, Tambala village
Abstrak
Tujuan penelitian ini dilakukan untuk (a) mengetahui besarnya biaya dan pendapatan dari UMKM ikan asap dan (b) mengetahui besarnya profitabilitas dari UMKM ikan asap di Desa Tambala Kecamatan Tombariri Kabupaten Minahasa. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive, dengan teknik pengumpulan data yang dilakukan pada penelitian ini adalah observasi, wawancara (interview), dan pencatatan pada subjek penelitian jika berbentuk orang ada yang disebut responden dan adapula yang disebut sebagai informan. Penelitian ini dilakukan pada Usaha Pengolahan Ikan Asap di Desa Tambala Kecamatan Tanawangko, dengan responden pada penelitian ini merupakan pemilik usaha.
Total biaya secara keseluruhan untuk peralatan produksi pada usaha pengolahan ikan asap adalah sebesar Rp. 270.841.000/tahun. Perhitungan titik Impas menunjukkan bahwa minimal harus memproduksi dan menjual habis sebanyak 724 unit dalam setahun dan pendapatan minimal yang harus diperoleh adalah sebesar Rp 29.590.309,55/thn agar perusahaan tidak merugi. Setelah BEP diketahui, maka nilai MIR (Marginal Income Ratio), dan MOS (Margin Of Safety) dapat diketahui. Nilai MIR (Marginal Income Ratio) adalah sebesar 46,44 persen, sedangkan nilai MOS (Margin Of Safety) adalah sebesar 93,85 persen. Tingkat profitabilitas yang diperoleh adalah sebesar 43,57 persen. Hal ini menunjukkan bahwa apabila usaha tersebut mampu menjual seluruh hasil produksi, maka laba atau profit yang akan diperoleh adalah sebesar 40,37 persen.
Kata kunci: ikan asap, UMKM, profitabilitas, desa Tambala
References
Dahuri, R. 2001. Optimalisasi PEMP dalam Rangka Pengelolaan Sumberdaya Perikanan yang Efektif dan Berkelanjutan. DKP, Jakarta.
Dahuri, R. 2010. “Paradigma Baru Pembangunan Indonesia Berbasis Kelautan”. Orasi ilmiah pengukuhan guru besar tetap bidang pengelolaan sumber daya pesisir dan lautan. Fakultas Perikanan dan Ilmu kelautan Institut Pertanian Bogor.
Kusumastanto, Tridoyo. 2005. Pemberdayaan Masyarakat Pesisir. Majalah Kelautan dan Perikanan “Pemberdayaan Masyarakat Pesisir”. Departemen Kelautan dan Perikanan. CV.Tiga Putra Jaya. Jakarta
Manolang, R., Suhaeni, S., Sondakh, S., 2019. Analisis Finansial Usaha Penangkapan Ikan Julung-Julung (Hemiramphus Brasiliensis) Di Desa Kinabuhutan, Kecamatan Likupang Barat Kabupaten Minahasa Utara Provinsi Sulawesi Utara. https://doi.org/10.35800/akulturasi.7.2.2019.28134
Rizal, B. 2014. Pengertian Prakarya, Kerajinan, Rekayasa, Pengolahan, dan Budidaya.https://benyaminrizal.wordpress.com/2014/09/01/pengertian-prakarya kerajinanrekayasapengolahan-dan-budidaya/
Suhaeni S,. Sondakh S,. Durand S., 2021. Supply Chain Analysis of Small Industry Smoke Roa Fish processing in Kinabuhutan Village, West Likupang District North Minahasa Regency. International Journal of Environment, Agriculture and Biotechnology, 6(5)-2021. ISSN: 2456-1878 (Int. J. Environ. Agric. Biotech.) https://dx.doi.org/10.22161/ijeab.65.16
Suhaeni S., Soemarno, Nuddin Harahap, S. Berhimpon. 2014. The Empowerment Model Of Skipjack Tuna Fish (Cakalang Fufu) Processing Small Industry In Bitung City.Journal of Research in Environmental and Earth Volume 1 ~ Issue 4 2014) pp: 09-151SSN (Online) :2348-2532 www.questjournals.org
Suhaeni S., Sondakh S., Kotambunan O., 2020. Analisis Margin Pemasaran Ikan Julung-Julung di Desa Kinabuhutan Kecamatan Likupang Barat Kabupaten Minahasa Utara. RDUU. Manado.
Wibowo, P.A. 2014. Analisis Rantai Nilai (Value Chain) Komoditas Ikan Bandeng DiKecamatan Juwana, Kabupaten Pati. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Diponegoro. Semarang.
Wrihatnolo, Dwijowijoto, (2007). Administrasi Program Dan Proyek Pembangunan, IKIP, Malang.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.


