KORELASI ANTARA INTERVAL S2-OPENING SNAP DAN MITRAL VALVE AREA YANG DIIDENTIFIKASI DENGAN COLOR SPECTROGRAPH PHONOCARDIOGRAPHY PADA PASIEN MITRAL STENOSIS

Authors

  • Iman Y. Suhartono Universitas Sam Ratulangi Manado
  • Terrance Ransun Universitas Sam Ratulangi Manado
  • Michael S. Kawilarang Universitas Sam Ratulangi Manado
  • Elfan Moeljono Universitas Sam Ratulangi Manado
  • Fonny M. Tedjo Universitas Sam Ratulangi Manado
  • Agnes L. Panda Universitas Sam Ratulangi Manado
  • Jan H. Awaloei Universitas Sam Ratulangi Manado
  • Reginald L. Lefrandt Universitas Sam Ratulangi Manado

DOI:

https://doi.org/10.35790/jbm.5.2.2013.2596

Abstract

Abstract: Color spectrograph phonocardiography (CSP) is a method for recording heart sounds by using a digital stethoscope. The recorded result can be analyzed by using a soft ware. CSP can identify the opening snap (OS) and measure the S2-OS interval. This study aimed to determine the correlation between adjusted S2-OS to the mitral valve area (MVA) in mitral stenosis (MS) patients. The samples were MS patients admitted to the ICCU and the ward of Prof. Dr. R.D. Kandou Hospital, Manado. Patients with atrial fibrillation were excluded. Every patient underwent echocardiography and CSP to obtain the MVA and S2-OS interval. The adjusted S2-OS interval is the S2-OS interval divided by the number of heart beats (milisecond/beat per minute). Variables were analyzed by using the Pearson correlation test. The results showed that there were 14 MS patients involved in this study. There was a strong correlation between adjusted S2-OS interval and MVA. Estimated MVA was obtained by using the formula MVA = -1.358 + 2.07. Conclusion: The adjusted S2-OS interval was strongly correlated to the MVA of MS Patients and could predict the MVA value.

Keywords: color spectrograph phonocardiography, S2-OS interval, mitral valve area, mitral stenosis, echocardiography.

 

 

Abstrak: Color spectrograph phonocardiography (CSP) merupakan metode merekam bunyi jantung dengan menggunakan stetoskop digital. Hasil rekaman ini dapat dianalisis dengan piranti lunak. CSP dapat mengidentifikasi opening snap (OS) dan mengukur interval S2 – OS. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi korelasi antara interval S2-OS yang sudah disesuaikan dengan mitral valve area (MVA) pada pasien mitral stenosis (MS). Sampel penelitian ialah pasien mitral stenosis yang dirawat di ICCU dan bangsal BLU RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado. Pasien dengan atrial fibrilasi dieksklusi. Masing-masing pasien menjalani pemeriksaan echocardiography dan CSP untuk memperoleh MVA dan interval S2-OS. Interval S2-OS yang telah disesuaikan adalah interval S2-OS yang dibagi dengan denyut jantung (milidetik/denyut jantung per menit). Variabel-variabel tersebut dianalisis dengan menggunakan analisis korelasi Pearson. Hasil penelitian memperlihatkan  sebanyak 14 pasien mitral stenosis diikutsertakan dalam penelitian. Terdapat korelasi sangat kuat antara interval S2-OS yang telah disesuaikan dengan MVA. Estimasi MVA dapat diperoleh dari persamaan MVA = -1,358 + 2,07.(Interval S2-OS yang telah disesuaikan). Simpulan: Interval S2-OS yang telah disesuaikan memiliki korelasi yang sangat kuat dengan MVA pada pasien-pasien mitral stenosis. Interval S2-OS yang telah disesuaikan dapat memperkirakan nilai MVA.

Kata kunci: color spectrograph phonocardiography, interval S2-OS, mitral valve area, mitral stenosis, echocardiography.

Author Biographies

Iman Y. Suhartono, Universitas Sam Ratulangi Manado

Bagian Kardiologi dan Kedokteran Vaskular Fakultas Kedokteran

Universitas Sam Ratulangi Manado/RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado

Terrance Ransun, Universitas Sam Ratulangi Manado

Bagian Kardiologi dan Kedokteran Vaskular Fakultas Kedokteran

Universitas Sam Ratulangi Manado/RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado

Michael S. Kawilarang, Universitas Sam Ratulangi Manado

Bagian Kardiologi dan Kedokteran Vaskular Fakultas Kedokteran

Universitas Sam Ratulangi Manado/RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado

Elfan Moeljono, Universitas Sam Ratulangi Manado

Bagian Kardiologi dan Kedokteran Vaskular Fakultas Kedokteran

Universitas Sam Ratulangi Manado/RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado

Fonny M. Tedjo, Universitas Sam Ratulangi Manado

Bagian Kardiologi dan Kedokteran Vaskular Fakultas Kedokteran

Universitas Sam Ratulangi Manado/RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado

Agnes L. Panda, Universitas Sam Ratulangi Manado

Bagian Kardiologi dan Kedokteran Vaskular Fakultas Kedokteran

Universitas Sam Ratulangi Manado/RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado

Jan H. Awaloei, Universitas Sam Ratulangi Manado

Bagian Kardiologi dan Kedokteran Vaskular Fakultas Kedokteran

Universitas Sam Ratulangi Manado/RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado

Reginald L. Lefrandt, Universitas Sam Ratulangi Manado

Bagian Kardiologi dan Kedokteran Vaskular Fakultas Kedokteran

Universitas Sam Ratulangi Manado/RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado

Downloads