Efek Olahraga terhadap Perbaikan Gejala Rinitis Alergi

Authors

  • Hans Kristian Universitas Sam Ratulangi
  • Olivia C. P. Pelealu Universitas Sam Ratulangi
  • Steward K. Mengko Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35790/jbm.v14i1.37562

Abstract

Abstract: Allergic rhinitis is a chronic inflammatory disease that affects about 10-20% of the world’s population. The therapy of this disease is based on its pathophysiology. Some research said that exercise can affect the cytokines involved in allergic rhinitis pathophysiology. This study aims to explain the effect of exercise on allergic rhinitis symptoms improvement. The design of this study is literature review and PICOS framework as the selection criteria. Exercise improves allergic rhinitis symptoms by modulating cytokines, such as IL-2, IL-4, IL-13, and TNF-a. Furthermore, exercise can increase lung function, modulate the autonomic nervous system, decrease airway resistance, and increase VO2max. However, these effects can only be obtained from moderate-intensity exercise, such as yoga, aquatic exercise, winter exercise, and treadmill. Exercise can improve allergic rhinitis symptoms in some way that fits its pathophysiology.

Keywords: allergic rhinitis; symptom; exercise

Abstrak: Rinitis alergi merupakan penyakit inflamasi kronis yang diperkirakan diderita oleh 10-20% populasi dunia. Terapi penyakit ini disesuaikan dengan patofisiologinya. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa olahraga dapat memengaruhi sitokin-sitokin yang berperan dalam patofisiologi rinitis alergi. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan efek olahraga terhadap perbaikan gejala rinitis alergi. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah literature review dengan menggunakan kriteria seleksi PICOS framework. Olahraga memperbaiki gejala rinitis alergi dengan memodulasi sitokin-sitokin, seperti IL-2, IL-4, IL-13, dan TNF-a. Selain itu, olahraga dapat meningkatkan fungsi paru, memodulasi sistem saraf otonom, menurunkan resistensi jalan napas, dan meningkatkan VO2max. Akan tetapi, efek-efek ini hanya didapatkan dari olahraga-olahraga intensitas sedang, seperti yoga, olahraga akuatik, olahraga musim dingin, dan treadmill. Olahraga dapat memperbaiki gejala rinitis alergi melalui beberapa cara yang sesuai dengan patofisiologinya.

Kata kunci: rinitis alergi; gejala; olahraga

Author Biographies

Hans Kristian, Universitas Sam Ratulangi

Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran

Olivia C. P. Pelealu, Universitas Sam Ratulangi

Bagian Ilmu Penyakit Telinga, Hidung,
Tenggorok, Bedah Kepala dan Leher Fakultas Kedokteran 

Steward K. Mengko, Universitas Sam Ratulangi

Bagian Ilmu Penyakit Telinga, Hidung,
Tenggorok, Bedah Kepala dan Leher Fakultas Kedokteran 

Downloads

Published

2022-03-31