CORRELATION BETWEEN ALBUMIN CREATININE RATIO WITH THE LEFT VENTRICULAR HYPERTROPHY IN MALE CENTRALLY OBESE

Authors

  • Frans E. Wantania Universitas Sam Ratulangi Manado

DOI:

https://doi.org/10.35790/jbm.5.3.2013.4337

Abstract

Abstrak: Hipertrofi ventrikel kiri (LVH) merupakan faktor risiko independen untuk kejadian kardiovaskular. Penelitian akhir-akhir ini memperlihatkan korelasi antara rasio albumin kreatinin (ACR) dan massa ventrikel kiri (LVM) pada pasien hipertensi, namun penelitian sebelumnya memperlihatkan LVH sering ditemukan pada laki-laki dengan obesitas sentral tanpa disertai hipertensi. Tujuan penelitian ini untuk menentukan korelasi antara ACR dan LVH pada laki-laki dengan obesitas sentral. Penelitian ini menggunakan desain potong lintang dan dilakukan di Bagian Jantung dan Pembuluh Darah RS Prof. Dr. R.D. Kandou Manado. Subyek penelitan berjumlah 33 orang laki-laki berusia 20-35 tahun dengan obesitas sentral, tanpa disertai diabetes melitus atau hipertensi. LVM ditentukan dengan menggunakan M-Mode dan 2D echocardiogram sedangkan ACR diukur dengan alat Vitros 950IRC. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa pada sebagian besar subyek terdapat peningkatan LVM. Terdapat korelasi positif antara lingkar perut dan peningkatan LVM (r = 0,801; P < 0,001), serta antara lingkar perut dan ACR (r = 0,691; P < 0,001). Juga terdapat korelasi positif antara ACR dan LVM  (r = 0,749; P < 0,001). Simpulan: Terdapat korelasi positif antara rasio albumin kreatinin dan massa ventrikel kiri yang diukur dengan M-Mode dan 2D ekokardiogram pada laki-laki dengan obesitas sentral. Diharapkan rasio albumin kreatinin dapat dimanfaatkan untuk deteksi dini hipertrofi ventrikel kiri pada laki-laki obes.

Kata kunci: rasio albumin kretinin, massa ventrikel kiri, obesitas sentral.

 

 

Abstract: Left ventricular hypertrophy (LVH) is an independent risk factor for cardiovascular events. Recent study shows the correlation between the albumin creatinine ratio (ACR) and the left ventricle mass in hypertensive patients. However, our previous study showed that LVH was common in male central obesity without hypertension. The aim of this study was to determine the correlation between ACR and the LVH in male central obesity. This was a cross-sectional study conducted at the Department of Cardiology and Vascular Medicine of Prof Dr. R.D. Kandou Hospital Manado. The subjects were 33 males aged 20-35 years with central obesity, but without diabetes or hypertension. The left ventricular mass (LVM) was determined by using M-Mode and two-dimension echocardiogram. The albumin creatinine ratio was measured by using Vitros 950IRC instruments. The results showed that most of the subjects had an increase of left ventricular mass.  There were positive correlations between waist circumference and the increase of LVM (r = 0.801; P < 0.001) as well as between waist circumference and ACR (r = 0.691; P < 0.001). We found a positive correlation between ACR with the LVM in centrally obese males (r = 0.749; P < 0.001). Conclusion: There was a positive correlation between the albumin creatinine ratio with the left ventricular mass using M-Mode and the 2D echocardiogram in centrally obese males. The albumin creatinine ratio may be helpful for the early detection of LVH in obese males.

Keywords: albumin creatinine ratio, left ventricular mass, central obesity.

Author Biography

Frans E. Wantania, Universitas Sam Ratulangi Manado

Department of Cardiology and Vascular Medicine

Downloads