Hubungan Pengetahuan Perawatan Kaki dengan Perilaku Perawatan Kaki Mandiri pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di RSUD Talaud

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Ona Tinuwo
Gresty Masi
Fitriani

Abstract

Abstract


 


Background A common complication of type 2 diabetes mellitus (DM) is diabetic foot ulcers, primarily caused by inadequate foot care. Sufficient knowledge about foot care plays a crucial role in preventing this complication. However, in practice, many DM patients still exhibit suboptimal foot care behavior. Objective This study aims to determine the relationship between foot care knowledge and self-care foot care behavior among type 2 DM patients at RSUD Talaud. Methods This research employs a quantitative descriptive method with a cross-sectional approach. The sample was selected using purposive sampling, consisting of patients who met the inclusion criteria, with a total of 88 respondents. The instruments used in this study include a diabetes foot care knowledge questionnaire and the Nottingham Assessment of Functional Footcare (NAFF) questionnaire. Results The findings indicate that the majority of respondents have a moderate level of foot care knowledge (51.1%), while 42% exhibit poor foot care behavior. Statistical analysis using the chi-square test revealed a significant relationship between foot care knowledge and foot care behavior (p=0.020). Conclusion Although foot care knowledge among patients was generally adequate, their foot care behavior still needs improvement. Therefore, more effective educational interventions are necessary to enhance awareness and foot care practices among patients with type 2 DM.



Keywords: type 2 diabetes mellitus, knowledge, behavior, foot care

 


 


Abstrak


 


Latar Belakang Komplikasi diabetes melitus (DM) tipe 2 yang sering terjadi adalah ulkus kaki diabetik, yang sebagian besar disebabkan oleh kurangnya perawatan kaki yang baik. Pengetahuan yang memadai tentang perawatan kaki berperan penting dalam mencegah komplikasi ini, namun dalam praktiknya, masih banyak penderita DM yang memiliki perilaku perawatan kaki yang kurang optimal. Tujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan perawatan kaki dengan perilaku perawatan kaki mandiri pada penderita DM tipe 2 di RSUD Talaud. Metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling yaitu pasien yang memenuhi kriteria inklusi dengan jumlah sampel 88 responden. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner pengetahuan perawatan kaki diabetes dan kuesioner Nottingham Assesment of Functional Footcare (NAFF). Hasil bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan perawatan kaki yang cukup (51,1%) dan perilaku perawatan kaki kurang baik (42%). Analisis statistik dengan uji chi-square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan perawatan kaki dengan perilaku perawatan kaki (p=0,020). Kesimpulan meskipun pengetahuan perawatan kaki cukup, perilaku perawatan kaki masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, diperlukan intervensi edukasi yang lebih efektif untuk meningkatkan kesadaran dan perilaku perawatan kaki pada penderita DM tipe 2.


 


Kata Kunci : diabetes melitus tipe 2, pengetahuan, perilaku, perawatan kaki

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

How to Cite
Tinuwo, O., Masi, G., & Fitriani. (2025). Hubungan Pengetahuan Perawatan Kaki dengan Perilaku Perawatan Kaki Mandiri pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di RSUD Talaud. Mapalus Nursing Science Journal , 3(1), 19–28. https://doi.org/10.35790/mnsj.v3i1.60647