Pengaruh pemberian kopi terhadap kualitas spermatozoa tikus wistar (Rattus norvegicus) yang terpapar stres

Authors

  • Risnawati A. Haris
  • Lydia Tendean
  • Grace Turalaki

DOI:

https://doi.org/10.35790/ebm.v4i2.14634

Abstract

Abstract: The coffee beans composed of the compound caffeine, palmitic acid, linoleic acid and acid stearic. The content of caffeine in coffee can improve spermatozoa motility that are not motile by inhibiting cyclic nucleotide phosphodiesterase and affects the intracellular levels of cyclic AMP. Spermatozoa quality can be affected by various factors such as stress. In nocturnal animals, dark periode becomes a signal to do activity by suprachiasmatic nucleus. The change in activity of the nocturnal animals from initial condition in the dark then exposed to light can leads to stress. This study was aimed to determine the effect of coffee on the spermatozoa quality of wistar rats which had been exposed to stress. This was an experimental analytical study with a post-test only control group design. The study was conducted for 50 days from September to November 2016. The sample consisted of 9 rats divided into three groups: a control group (P0) is given only exposure to stress in the form of light, the treatment group 1 (P1) is given exposure to stress in the light form and liquid coffee 1 ml / kg and the treatment group 2 (P2) is given exposure to stress in the light form and coffee extracts. The results showed that there were significant differences in the concentration and motility treatment group 1 (P1) to the control group (P0) which is p <0.05 and significant differences in sperm motility treatment group 2 (P2) to the control group (P0) which is p <0.05. Conclusion: Coffee administration could improve the quality of spermatozoa of wistar rats exposed to stress.

Keywords: stress, coffee, quality of spermatozoa.

 

Abstrak: Biji kopi tersusun dari senyawa kafein, asam palmatik, asam linoleat dan asam stearik. Kandungan kafein yang terdapat didalam kopi mampu meningkatkan motilitas spermatozoa yang tidak motil dengan cara menghambat siklus nukleotida fosfodiesterase dan mempengaruhi level intraseluler dari siklus AMP. Kualitas spermatozoa juga dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor lain seperti stres. Pada hewan nokturnal periode gelap menjadi sinyal untuk beraktiftas dilakukan oleh suprachiasmatic nucleus. Perubahan aktivitas pada hewan nokturnal dari kondisi awalnya ditempat yang gelap lalu diberikan paparan cahaya dapat menyebabkan terjadinya stres. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kopi terhadap kualitas spermatozoa tikus wistar yang terpapar stres. Jenis penelitian ialah eksperimental analitik dengan post-test only control group design. Penelitian dilakukan selama 50 hari dari bulan September – November 2016. Sampel sebanyak 9 ekor tikus dibagi menjadi tiga kelompok yaitu : kelompok kontrol (P0) hanya diberikan paparan stres berupa cahaya, kelompok perlakuan 1 (P1) diberikan paparan stres berupa cahaya dan cairan kopi 1 mL/KgBb dan kelompok perlakuan 2 (P2) diberikan paparan stres berupa cahaya dan ekstrak kopi. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada konsentrasi dan motilitas spermatozoa kelompok perlakuan 1 (P1) terhadap kelompok kontrol (P0) yaitu p<0,05 dan perbedaan yang signifikan pada motilitas spermatozoa kelompok perlakuan 2 (P2) terhadap kelompok kontrol (P0) yaitu p<0,05. Simpulan: Pemberian kopi meningkatkan kualitas spermatozoa yang terpapar stres.

Kata kunci: stres, kopi, kualitas spermatozoa

Downloads

Issue

Section

Articles