Gambaran Status Periodontal dan Kebutuhan Perawatan Anak Tunarungu Usia Sekolah di Sekolah Luar Biasa GMIM Damai Tomohon

Authors

  • Elvira Yesika

DOI:

https://doi.org/10.35790/eg.1.2.2013.3159

Abstract

Anak tunarungu ialah anak yang memiliki hambatan dalam pendengaran dan biasanya memiliki hambatan dalam berbicara. Pada umumnya anak tunarungu memiliki keterbatasan dalam berkomunikasi sebagai akibat dari gangguan pendengaran yang dialaminya. Hal ini dapat menimbulkan hambatan di dalam penilaian maupun pemeliharaan kesehatan rongga mulut, yang meliputi kesehatan gigi dan jaringan penyangga gigi (jaringan periodontal). Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui gambaran status periodontal dan kebutuhan perawatan anak tunarungu usia sekolah di Sekolah Luar Biasa (SLB) GMIM Damai Tomohon. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif dengan rancangan penelitian studi cross sectional, yaitu dengan memeriksa dan mencatat langsung hasil dari pemeriksaan status periodontal. Subjek penelitian dipilih dengan metode purposive sampling yaitu anak tunarungu usia sekolah di SLB GMIM Damai Tomohon sebanyak 32 anak. Penilaian status periodontal dan kebutuhan perawatan dilakukan berdasarkan indeks CPITN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status jaringan periodontal yang paling banyak ditemukan pada subjek penelitian ialah kalkulus, terdapat 29 orang (90,6%) memiliki status periodontal kalkulus.

Kebutuhan perawatan yang paling banyak dibutuhkan ialah kebutuhan perawatan Edukasi Instruksi Kesehatan Mulut dan Skeling (EIKM + SK).Kata kunci : Status periodontal, anak tunarungu, kebutuhan perawatan

ABSTRACT

Deaf children are children who have hearing impairment and also usually have disabilility in speaking. Generally, Deaf children have limitation in communication as a result of hearing loss. It can lead to lack of assessment and maintenance the oral health, including teeth and periodontal tissues health. The purpose of this study is to describe the periodontal status and the treatment needs in deaf children of school age at SLB GMIM Damai Tomohon. The study is a descriptive cross sectional study, that examined and recorded directly the result of the periodontal status. The subjects were selected by purposive sampling method that deaf children of school age at SLB GMIM Damai Tomohon as many as 32 children. Assessment of periodontal status and treatment needs are based on CPITN index. The results showed that the periodontal status are most frequently found on this study subjects is the calculus. There were 29 people (90.6%) have calculus in their periodontal status. Treatment needs that needed the most is Education and Instructrion of Oral Health + Scaling (EIKM + SK).
Keyword : Periodontal status, deaf children, treatment needs

Downloads

Published

2013-11-12

How to Cite

Yesika, E. (2013). Gambaran Status Periodontal dan Kebutuhan Perawatan Anak Tunarungu Usia Sekolah di Sekolah Luar Biasa GMIM Damai Tomohon. E-GiGi, 1(2). https://doi.org/10.35790/eg.1.2.2013.3159