Gambaran Xerostomia pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Poliklinik Endokrin RSUP. Prof dr. R. D. Kandou Manado

Authors

  • Wulan Grace Walukow

DOI:

https://doi.org/10.35790/eg.1.2.2013.3224

Abstract

Xerostomia atau mulut kering adalah kondisi yang diakibatkan oleh kurangnya sekresi saliva. Xerostomia itu sendiri muncul pada pasien diabetes melitus yang tidak terkontrol, tidak terdiagnosis, maupun tidak terkontrol dengan baik. Dengan pengertian ini bisa dikatakan bahwa xerostomia merupakan salah satu manifestasi dari diabetes melitus di rongga mulut. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dan pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling. Penelitian ini dimaksudkan untuk menggambarkan xerostomia pada penderita diabetes melitus tipe 2 di Poliklinik Endorin RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Dari populasi 108 orang penderita diabetes melitus tipe 2 didapatkan 92 orang (85%) mengalami xerostomia dengan kadar gula darah puasa ≥ 100 mg/dl, kadar gula darah 2 jam sesudah makan ≥140 mg/dl dan lama menderita diabetes bervariasi. Sebagai saran dalam penelitian ini, tenaga kesehatan perlu menambah pengetahuan mengenai xerostomia pada diabetes melitus sehingga dapat memberikan pelayanan dan penanganan yang tepat pada penderita, dan penderita diabetes melitus agar lebih memperhatikan kesehatan gigi dan mulut. Kata kunci : xerostomia, diabetes melitus, kadar gula darah, saliva, insulin

Abstract

Dryness of mouth or xerostomia is an condition caused by diminished secretions of saliva. It is occur to uncontrol, not diagnose and not good control diabetes melitus patient, based on the above definitons it can say that xerostomia is an manifestation of diabetes melitus in oral cavity. This research is descriptive research and purposive sampling metode research. The purpose of this research is to describe xerostomia on the diabetes melitus patients in Poliklinik Endokrin RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. The research found that there are 92 patients (85%) among the 108 population of diabetes melitus type 2 patients has xerostomia with level of fasting blood glucose in ≥ 100 mg/dl, post prandial glucose in ≥140 mg/dl and has variety of range xerostomia experience. Consider it is important for health-care professional about need to develop knowledge of xerostomia in associated with diabetes melitus disease to offer good medical management and good patient treatment. The patients also should have good knowledge about care of their dental and mouth health.
Key word : xerostomia, diabetes melitus, level of blood glucose, saliva,insulin.

Downloads

Published

2013-11-12

How to Cite

Walukow, W. G. (2013). Gambaran Xerostomia pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Poliklinik Endokrin RSUP. Prof dr. R. D. Kandou Manado. E-GiGi, 1(2). https://doi.org/10.35790/eg.1.2.2013.3224