Analisis Kandungan Mineral Air Tanah dan Gambaran Status Karies Gigi pada Masyarakat Desa Mala Kepulauan Talaud

Authors

  • Pascal G. Sagemba Universitas Sam Ratulangi
  • Christy N. Mintjelungan Universitas Sam Ratulangi
  • Billy J. Kepel Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35790/eg.v13i1.51498

Abstract

Abstract: Elements present in ground water can be influenced by the surrounding environment. High levels of fluorine and calcium in ground water can have an impact on public health, including dental health. The most common dental and oral health problem in people of all age groups is dental caries. This study aimed to analyze the mineral content of ground water and to describe the status of dental caries in the community at Desa Mala. This was a descriptive study with a cross-sectional design using total sampling of age group of 20-50 years with a population of 110 people. Water samples were tested in the laboratory for its fluoride content and hardness. The results obtained 74 people as subjects according to the inclusion and exclusion criteria. Fluorine content in drinking water samples was 0.36 mg/L and the hardness (CaCO3) was 294 mg/L. The average of DMF-T index measurement of dental caries of subjects was 7.6. In conclusion, the fluoride level and hardness of the well water in the Desa Mala community is suitable for drinking, however, the dental caries profile in the community is very high.

Keywords: mineral content of groundwater; dental caries status; fluor; calcium

  

Abstrak: Unsur-unsur yang ada dalam air, dapat dipengaruhi oleh lingkungan sekitar. Kadar fluor dan kalsium yang tinggi dalam air dapat berdampak pada kesehatan masyarakat termasuk kesehatan gigi. Masalah kesehatan gigi dan mulut yang paling banyak ditemui pada masyarakat dengan berbagai golongan umur ialah karies gigi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan mineral air dalam tanah dan mengetahui gambaran status karies gigi pada masyarakat di Desa Mala. Jenis penelitian ialah deskriptif dengan desain potong lintang dengan total sampling pada golongan usia 20–50 tahun dengan jumlah populasi 110 orang serta melakukan uji sampel air di laboratorium untuk menguji fluor dan kesadahan dalam air. Hasil penelitian mendapatkan 74 orang sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi. Kandungan fluor dalam air minum sebesar 0,36 mg/L dan kesadahan (CaCO3) sebesar 294 mg/L. Hasil pengukuran indeks DMF-T karies gigi pada sampel penelitian sebesar 7,6. Simpulan penelitian ini ialah kadar fluor dan kesadahan air sumur di Desa Mala masih layak untuk diminum sedangkan gambaran karies gigi pada masyarakat tergolong masih sangat tinggi.

Kata kunci: kandungan mineral air tanah; status karies gigi; fluor; kalsium

Author Biographies

Pascal G. Sagemba, Universitas Sam Ratulangi

Program Studi Pendidikan Dokter Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi, Manado, Indonesia

Christy N. Mintjelungan, Universitas Sam Ratulangi

Program Studi Pendidikan Dokter Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi, Manado, Indonesia

Billy J. Kepel, Universitas Sam Ratulangi

Bagian Kimia Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi, Manado, Indonesia

References

Muhardi, Faurizal, Widodo. Analisis pengaruh intrusi air laut terhadap keberadaan air tanah di Desa Nusapati, Kabupaten Mempawah menggunakan Metode Geolistrik Resistivitas. Indonesian Journal of Applied Physics. 2020;10(2):89–96.

Febriarta E, Marfai MA, Hizbaron DR, Larasati A. Kajian spasial multi kriteria DRASTIC kerentanan air tanah pesisir akuifer batugamping di Tanjungbumi Madura. Jurnal Ilmu Lingkungan. 2020;18(3):476–87. Doi:10.14710/jil.18.3.476-487

Undang Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2004 tentang Sumber Daya Air.

Ahmad A, Lopulisa C, Imran AM, Baja S. Mineral tanah sebagai indikator stabilitas tanah pada daerah berlereng: Studi Kasus Tombolopao Kabupaten Gowa. Jurnal Ecosolum. 2018;7(1):1-5. Doi: https://doi.org/10.20956/ecosolum.v7i1.5214

Kementerian Kesehatan. Pusdatin.Kemkes.go.id. 2019;

Kementerian Kesehatan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Hasil utama RISKESDAS 2018 [Internet]. 2018 [cited 2022 Oct 13].

Kementerian Kesehatan. Laporan RISKESDAS Sulawesi Utara 2018. 2018;146-47

Badan Pusat Statistik. Kecamatan Melonguane dalam angka. Melonguane Subdistric in Figures. 2019.

Yani RWE, Palupi R, Bramantoro T, Setijanto D. Analysis of calcium levels in groundwater and dental caries in the coastal population of an archipelago country. Open Access Maced J Med Sci. 2019;7(1):134–8. doi: 10.3889/oamjms.2019.013.

Arvin E, Bardow A, Spliid H. Caries affected by calcium and fluoride in drinking water and family income. J Water Health. 2018;16(1):49-56. doi: 10.2166/wh.2017.139.

Najib CAM, Nuzlia C. Uji kadar fluorida pada air minum dalam kemasan (AMDK) dan air sumur secara spektrofotometri UV-VIS. AMINA. 2020;1(2):84-90. DOI:10.22373/amina.v1i2.43

Sawitri NLMRA, Pertiwi NKFR, Kurniati DPY. Hubungan tingkat kadar fluoride pada air dengan indeks karies masyarakat Desa Bugbug Kecamatan Karangasem. Bali Dental Journal. 2022;6(1):6-11. DOI: https://doi.org/10.51559/bdj.v6i1.156

Widyastuti R, Sari E, Purwaningsih N, Saputro T, Kartikorini N. Edukasi pengaruh konsumsi air sumur terhadap fungsi ginjal di Jember [Internet]. Humanism. 2022;3(2):175-82. Doi: https://doi.org/10.30651/hm.v3i2.14361

Arini, N. W., Ratmini, N. K., & Senjaya, A. A. Hubungan perilaku menyikat gigi serta tingkat kebersihan gigi dan mulut pada ibu PKK Banjar Adat Kayusugih Kecamatan Pupuan Kabupaten Tabanan Tahun 2019. Jurnal Kesehatan Gigi. 2020;7(1):21–6. Available from: https://ejournal.poltekkes-denpasar.ac.id/index.php/JKG/article/view/1118

Downloads

Published

2024-02-02

How to Cite

Sagemba, P. G., Mintjelungan, C. N., & Kepel, B. J. (2024). Analisis Kandungan Mineral Air Tanah dan Gambaran Status Karies Gigi pada Masyarakat Desa Mala Kepulauan Talaud. E-GiGi, 13(1), 1–6. https://doi.org/10.35790/eg.v13i1.51498

Issue

Section

Articles