Karakterisasi Hidroksiapatit Tulang Ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis) Kalsinasi 5 Jam dengan Analisis XRD (X-Ray Diffraction)
DOI:
https://doi.org/10.35790/eg.v13i2.60936Abstract
Abstract: Skipjack bones are known to be rich in minerals, especially calcium, which can be processed into hydroxyapatite and used as a dental restoration material. This study aimed to determine the characterization of hydroxyapatite from skipjack bones by calcination method for five hours and X-Ray Diffraction (XRD) analysis. This was an experimental and laboratory study using skipjack bone waste. Samples were calcined for five hours, and the results were analyzed using XRD to determine the crystal phase, crystalline structure, and material composition. The results of the analysis showed that the hydroxyapatite produced consisted of three main phases: whitlockite (73.0%) with a trigonal structure, hydroxyapatite (17.9%) with a hexagonal structure, and fluorapatite (8.2%) also with a hexagonal structure. The composition of the main elements included oxygen (40.4%), calcium (36.9%), and phosphorus (1.0%). The average crystal size waa 211 nm, and the crystalline level reached 64.66%. In conclusion, skipjack fish bones can be a potential source of hydroxyapatite with a good level of crystallinity, and show great potential to be used as a biomaterial material. Further research is needed to improve the purity of hydroxyapatite and explore its potential applications in the medical and materials engineering fields.
Keywords: hydroxyapatite; skipjack bones; X-Ray Diffraction
Abstrak: Tulang ikan cakalang diketahui kaya akan mineral, terutama kalsium, yang dapat diolah menjadi hidroksiapatit dan dimanfaatkan sebagai material restorasi gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakterisasi hidroksiapatit dari tulang ikan cakalang dengan metode kalsinasi selama lima jam dan analisis X-Ray Diffraction (XRD). Penelitian ini dilakukan secara eksperimental laboratorium dengan menggunakan limbah tulang ikan cakalang. Sampel dikalsinasi selama lima jam, dan hasilnya dianalisis menggunakan XRD untuk menentukan fase kristal, struktur kristalin, serta komposisi material. Hasil analisis menunjukkan bahwa hidroksiapatit yang dihasilkan terdiri dari tiga fase utama: whitlockite (73,0%) dengan struktur trigonal, hidroksiapatit (17,9%) dengan struktur heksagonal, dan fluorapatit (8,2%) juga dengan struktur hexagonal. Komposisi elemen utama meliputi oksigen (40,4%), kalsium (36,9%), dan fosfor (1,0%). Rerata ukuran kristal ialah 211 nm, dan tingkat kristalinitas mencapai 64,66%. Simpulan penelitian ini ialah tulang ikan cakalang dapat menjadi sumber potensial hidroksiapatit dengan tingkat kristalinitas yang baik, dan menunjukkan potensi besar untuk digunakan sebagai bahan biomaterial. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk meningkatkan kemurnian hidroksiapatit dan mengeksplorasi potensi aplikasinya di bidang medis dan material rekayasa.
Kata kunci: hidroksiapatit; tulang ikan cakalang; X-Ray-Diffraction
References
Syam S, Asmah N, Lestari NAL. Efektivitas antibakteri ekstrak tulang ikan cakalang (Katsuwonus pelamis) terhadap Streptococcus mutans dan Porphyromonas gingivalis. Ejournal Unsrat. 2023:11(2):306. Doi: https://doi.org/10.35790/eg.v11i2.46942
Venkatesan J, Kim S-K. Hydroxyapatite from marine fish bone: isolation and characterization techniques. Marine Biomaterials: Characterization, Isolation and Applications. 2013:17-25. Doi: 10.1201/b14723-4. Available from: https://www.researchgate.net/publication/300770685_Hydroxyapatite_from_Marine_Fish_Bone
Akbar AF, Qurrota F, Nugroho AB, Cahyaningrum SE. Sintesis dan karakterisasi hidroksiapatit tulang ikan baung (Hemibagrus nemurus sp.) sebagai kandidat implan tulang, J Kimia Riset. 2021:6(2):93. Doi: 10.20473/jkr.v6i2.30695
Wini T, Salamah E, Nabil M. Pemanfaatan limbah tulang ikan tuna (Thunnus sp.) sebagai sumber kalsium dengan metode hidrolisis protein. Buletin Teknologi Hasil Perikanan. 2006:9(2):34-43. Doi: https://doi.org/10.17844/jphpi.v9i2.983
Mangkuasih SM, Rohmawati L. Sintesis hidroksiapatit dari tulang ikan sapu-sapu (Hypostomus plecostomus) dengan metode presipitasi. J Teori Apl Fis. 2021;9(2):229. Available from: https://jtaf.fmipa.unila. ac.id/index.php/jtaf/article/view/366
Riyanto B, Maddu A. Material biokeramik dari tulang ikan tuna material of hydroxyapatite-based bioceramics from tuna fishbone. JPHPI. 2013;16(2):120. Doi: https://doi.org/10.17844/jphpi.v16i2.8046
Pallela R, Venkatesan J, Kim S.K. 2011. Polymer assisted isolation of hydroxyapatite from Thunnus obesus bone. J Ceramics International. 2011;37(8):3489-97. Doi: 10.1016/j.ceramint.2011.06.004
Ashary, Sabella Z, Semedi B, Prayogo T. Prediksi distribusi ikan cakalang (Katsuwonus pelamis) menggunakan logika fuzzy berdasarkan musim di WPPNRI 573 [Tesis Sarjana]. Malang: Universitas Brawijaya; 2021. Available from: https://repository.ub.ac.id/id/eprint/188620/
Ata STW, Yulianty R, Sami FJ, Ramli N. Isolasi kolagen dari kulit dan tulang ikan cakalang (Katsuwonus pelamis). J Pharm Med Sci. 2016:1(1):27–30. Available from: https://www.researchgate.net/publication/ 338554988_Isolasi_Kolagen_Dari_Kulit_Dan_Tulang_Ikan_Cakalang_Katsuwonus_pelamis
Talib A. Tuna dan cakalang (suatu tinjauan: pengelolaan potensi sumberdaya di perairan Indonesia). Agrikan J Agribisnis Perikanan. 2017:10(10):3. Doi:10.29239/j.agrikan.10.1.38-50
Haryanti NH, Wardhana H. Potensi serat alam sebagai material komposit. Banjarmasin: Lambung Mangkurat University Press; 2016. p. 35.
Hadiwinata B, Dewi FR, Fransiska D, Dharmayanti N. Optimasi waktu dan suhu kalsinasi tepung cangkang rajungan (Portunus sp.) sebagai bahan baku hidroksiapatit. J Pascapanen dan Bioteknol Kelautan dan Perikanan. 2021:16(2):121. Doi:10.15578/jpbkp.v16i2.731
Mozartha M, Praziandithe, M, Sulistiawati S. Pengaruh penambahan hidroksiapatit dari cangkang telur terhadap kekuatan tekan glass ionomer cement. B-DeNT. 2015:2(1):75–81. Doi:10.33854/JBDjbd.42
Wardiana AE, Cahyaningrum SE. Pemanfaatan batu kapur sebagai bahan baku hidroksiapatit. UNESA J Chem. 2019:8(2):62-5. Doi: https://doi.org/10.26740/ujc.v8n2.p%25p
Asmeati A. Karakterisasi dan optimasi penggunaan cangkang telur (Egg Shell) sebagai penguat dalam pembuatan gigi tiruan (Artificial Teeth) [Skripsi]. Makassar: Universitas Hasanuddin; 2021.
Asril M, Lestari W, Sanjaya BMF, Firgiyanto R, Sudewi BMSS, Paulina MKSM, et al. Mikroorganisme pelarut fosfat pada pertanian berkelanjutan. Medan: Yayasan Kita Menulis; 2023. p. 31.
Mozartha M. Hidroksiapatit dan aplikasinya di bidang Kedokteran Gigi. Cakradonya Dent J. 2015:7(2):807–68. Available from: https://www.academia.edu/81805538/Hidroksiapatit_dan_Aplikasinya_di_Bidang_ Kedokteran_Gigi
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Syamsiah Syam, Indrya K. Mattulada, Nur Asmah, Taufan Lauddin, Yuli Yasmin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
COPYRIGHT
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors hold their copyright and grant this journal the privilege of first publication, with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that permits others to impart the work with an acknowledgment of the work's origin and initial publication by this journal.
Authors can enter into separate or additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (for example, post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its underlying publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (for example, in institutional repositories or on their website) as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work (See The Effect of Open Access).



