Tingkat Kesadaran Pemeliharaan Kesehatan Rongga Mulut pada Anak Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.35790/eg.v14i1.62345Keywords:
anak Sekolah Dasar; kesadaran akan kesehatan rongga mulut; menggosok gigiAbstract
Abstract: Dental and oral health in children is more vulnerable than in adults due to the progressive severity of disease in children. Awareness to maintain dental and oral health is needed as early as possible in children and their parents. This study aimed to evaluate the awareness toward dental and oral health maintenance in children aged 6 to 10 years at Madrasah Islam Muhammadiyah Wiragunan, Pucangan, and Gonilan at Kabupaten Sukohardjo by using questionnaire method. The results showed that as many as 54% of students received socialization of dental and oral health, the majority (71%) took care of their dental and oral health by brushing their teeth in the right time (after breakfast and before going to bed). The majority of children (82%) routinely visited the dentists once for several months to one year. Although the majority (97%) had dental caries, most children did not experience stomatitis or other oral lesions. In conclusion, the majority of elementary school children at Madrasah Islam Kabupaten Sukohardjo had dental caries, do like sweet food and drink, and do not obtain socialization about dental and oral health, however, they take care of their dental and oral health by brushing their teeth twice a day in the right time, using soft tooth brush, and visit the dentist once a year.
Keywords: elementary school children; awareness of oral health; tooth brushing
Abstrak: Kesehatan gigi dan mulut pada anak lebih rentan daripada orang dewasa dikarenakan progres keparahan pada anak berlangsung lebih cepat. Kesadaran untuk memelihara kesehatan gigi dan mulut perlu ditanamkan sedini mungkin baik pada anak maupun orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesadaran akan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut pada anak usia 6 hingga 10 tahun pada Madrasah Islam Muhammadiyah Wiragunan, Pucangan, dan Gonilan di Kabupaten Sukohadjo dengan menggunakan metode penelitian secara kuesioner. Hasil penelitian mendapatkan bahwa tidak banyak anak (54%) yang mendapatkan sosialisasi tentang kesehatan gigi dan mulut namun sebagian besar anak (71%) menjaga kesehatan gigi dan mulut dengan cara menggosok gigi di waktu yang tepat yaitu pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur. Mayoritas anak (82%) berkunjung ke dokter gigi rutin dalam kisaran bulan atau setahun sekali. Walaupun sebagian besar anak memiliki gigi berlubang (97%), namun tidak mengalami sariawan, ataupun lesi rongga mulut lainnya. Simpulan penelitian ini ialah sebagian besar anak Sekolah Dasar Madrasah Islam di Kabupaten Sukohardjo mengalami gigi berlubang, menyukai makan dan minuman manis, dan tidak mendapatkan sosialisasi tentang kesehatan gigi dan mulut, namun tetap menjaga kesehatan gigi dan mulut dengan cara menggosok gigi dua kali sehari di waktu yang tepat menggunakan sikat gigi berbulu halus, dan berkunjung ke dokter gigi sekali dalam setahun.
Kata kunci: anak Sekolah Dasar; kesadaran akan kesehatan rongga mulut; menggosok gigi
References
1. Sitepu DT, Edi IS, Hidayati S. Penurunan indeks plak gigi ditinjau dari penggunaan sikat gigi hard, medium, dan soft. Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi. 2021;2(2);314-319. Doi: 10.37160/jikg.v2i2.716
2. Putranto DA, Susanto HS, Adi MS. Hubungan kebersihan gigi dan mulut, indeks plak dan ph saliva terhadap kejadian karies gigi pada anak di beberapa panti asuhan kota semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat. 2020;8(1);66–75. Doi: 10.14710/jkm.v8i1.25798
3. Edhiningtya DR, Andini M, Prasojo T, Dewi NR. Analisis teori perkembangan kognitif piaget pada tahap anak usia operasional konkret 8-9 tahun dalam memahami hukum kekekalan luas. PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika. 2023;(6);251-5. Available from:https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/prisma/
4. Gustina I, Yuria M. Edukasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) “Ayo sikat gigimu” di Tk Nurul Hikmah Cipayung tahun 2022. Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat. 2022;1(2);62–6. Doi: 10.47647/alghafur.v1i2.926
5. Yasin Z. Pengaruh dental health education cara menyikat gigi disertai demonstrasi terhadap tingkat pengetahuan kebersihan gigi pada siswa kelas V SDN Padangdangan 1. Stomatognatic. 2021;18(2);65–8. Doi: 10.19184/stoma.v18i2.28059
6. Setyaningsih D, Nuabdi SR, Muna N. Pengembangan produk obat kumur konsentrat dengan bahan aktif minyak atsiri daun sirih dan daun cengkeh. Jurnal Teknologi Industri Pertanian. 2019;29(3):327-36. Doi: 10.24961/j.tek.ind.pert.2019.29.3.327
7. Yusiana MA, Prawesti D. Gambaran perilaku menyikat gigi dengan kejadian gigi berlubang pada anak usia sekolah di SD YBPK Kediri. Jurnal STIKES. 2017;10(1). Available from:
http://jurnal.stikesbaptis.ac.id/index.php/STIKES/article/view/238
8. Retnowati D. Dampak promosi kesehatan terhadap peningkatan perilaku kunjungan ke dokter gigi pada anak usia 6-12 tahun: Scoping Review. JIKG. 2022;5(2);15-25. Available from: https://journals.ums.ac.id/ index.php/jikg/article/view/20529/8216
9. Harahap MA, Masnawati. Pendidikan kesehatan tentang sikat gigi pada anak usia pra sekolah. Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA). 2022;4(1);34–8. Doi: 10.51933/jpma.v4i1.731
10. Theresia N, Rahmawaty F, Sylvia EI, Yusup A. Kesehatan gigi sangat penting untuk anak usia sekolah. Jurnal Forum Kesehatan. 2021;11(1);31-7. Available from: https: //e-journal.polkesraya.ac.id/ index.aphp/ jfk/article/view/225/113
11. Mu’azizah S. Gambaran tingkat pengetahuan menyikat gigi pada siswa kelas III SD Muhammadiyah Banyuraden [Tesis Diploma]. Yogyakarta: Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Yogyakarta; 2019. Available from: https://e-journal.polkesraya.ac.id/index.php/jfk/article/view/225/113
12. Nurjanah A, Farizki R, Hidayat AR, Saebah N. Perspektif orang tua pada kesehatan gigi anak usia sekolah. Jurnal Forum Kesehatan. 2022;11(1):38-45. Doi: https://doi.org/10.52263/jfk.v11i1.22614
13. Shofiatul M, Suharyono S, Khasanah F. Gambaran tingkat pengetahuan menyikat gigi pada siswa kelas III SD Muhammadiyah Banyuraden [Diploma Tesis]. Yogyakarta: Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Yogyakarta; 2019.
14. Fitri AN, Hidayati, Kosno. Pengaruh kebiasaan menyikat gigi sebelum tidur malam hari terhadap status gingiva pada siswa sekolah dasar kelas I dan V. Andalas Dental Journal. 2019;7(2);59–66. Doi:10.25077/adj.v7i2.153
15. Imamah N, Setiawaty NN, Abral. Perbedaan angka karies gigi berdasarkan waktu menyikat gigi. Ahmar Metastasis Health Journal. 2022;1(4);168–74. Available from: http://journal.ahmareduc.or.id/index.php/AMHJ
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Cahyani Cahyani, Shinta Marliana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
COPYRIGHT
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors hold their copyright and grant this journal the privilege of first publication, with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that permits others to impart the work with an acknowledgment of the work's origin and initial publication by this journal.
Authors can enter into separate or additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (for example, post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its underlying publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (for example, in institutional repositories or on their website) as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work (See The Effect of Open Access).



