Uji Daya Hambat Esktrak Daun Ketapang (Terminalia catappa L.) terhadap Pertumbuhan Streptococcus mutans pada Plat Gigi Tiruan Lepasan Akrilik
DOI:
https://doi.org/10.35790/eg.v14i1.62516Abstract
Abstract: Streptococcus mutans is one of the bacteria that can form plaque, causing denture stomatitis in denture users. Inflammation occurs due to poor hygiene of oral cavity and denture that bacteria can colonize. Cleaning with chemical methods is by soaking the denture in a denture cleanser. Ketapang leaves can inhibit bacterial growth because they contain flavonoids, saponins, and tannins. This study aimed to determine the inhibition of ketapang leaf extract with various concentrations against the growth of Streptococcus mutans. This was an experimental laboratory study using modified Kirby-Bauer method with post-test only control group design. A total of six wells were placed in each Petri dish; each filled with ketapang leaf extract concentrations of 100%, 90%, 80%, 70%, positive control (denture cleanser), and negative control (distilled water). The normality test of Shapiro-wilk showed a significance of p>0.05, meaning that the data were normally distributed. The one-way anova test showed a significance of p <0.05, meaning that there were differences in the average diameter of the inhibition zones. In conclusion, ketapang leaf extract (Terminalia catappa L.) at concentrations of 70%, 80%, 90% and 100% can inhibit the growth of Streptococcus mutans bacteria. Ketapang leaf extract at a concentration of 100% has the largest inhibition zone diameter, while 70% concentration has the smallest inhibition zone diameter.
Keywords: ketapang leaf (Terminalia catappa L.); Streptococcus mutans; dentures
Abstrak: Streptococcus mutans merupakan salah satu bakteri yang dapat membentuk plak sehingga menyebabkan denture stomatitis pada pengguna gigi tiruan. Inflamasi terjadi akibat kebersihan rongga mulut dan gigi tiruan yang tidak terjaga sehingga bakteri dapat berkolonisasi. Pembersihan dengan metode kimiawi dilakukan dengan merendam gigi tiruan dalam larutan pembersih. Daun ketapang dapat menghambat pertumbuhan bakteri karena mengandung senyawa flavonoid, saponin, dan tanin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya hambat ekstrak daun ketapang dengan berbagai konsentrasi dalam menghambat pertumbuhan Streptococcus mutans. Jenis penelitian ialah eksperimental laboratorium dengan post-test only control group design. Metode yang digunakan ialah modifikasi Kirby-Bauer. Sebanyak enam sumuran ditempatkan dalam setiap cawan Petri, masing-masing diisi dengan esktrak daun ketapang konsentrasi 100%, 90%, 80%, 70%, kontrol positif (denture cleanser), dan kontrol negatif (akuades). Hasil uji normalitas Shapiro-Wilk mendapatkan signifikansi p>0,05 yang menunjukkan bahwa data terdistribusi normal. Hasil uji one-way anova mendapatkan signifikansi p<0,05 yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rerata diameter zona hambat. Simpulan penelitian ini ialah ekstrak daun ketapang (Terminalia catappa L.) pada konsentrasi 70%, 80%, 90%, dan 100% memiliki daya hambat terhadap pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans. Ekstrak daun ketapang pada konsentrasi 100% memiliki diameter zona hambat terbesar, sedangkan konsentrasi 70% memiliki diameter zona hambat terkecil.
Kata kunci: daun ketapang (Terminalia catappa L.); Streptococcus mutans; gigi tiruan
References
Ireland R. Kamus Kedokteran Gigi. Jakarta: EGC; 2014. p. 546.
Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Laporan Riset Kesehatan dasar Nasional 2007 dan 2013. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan; 2008. p. 146-76.
Alvianita R. Pemanfaatan herbal sebagai pembersih gigi tiruan dalam menghambat pertumbuhan Candida albicans dan Streptococcus mutans [Skripsi]. Makassar: Universitas Hasanuddin; 2021.
Margo A, Setiabudi I, Gunadi HA, Burhan L, Suryatenggara F. Buku Ajar Prostodonsia Sebagian Lepasan Volume 1 (2nd ed). Jakarta: EGC; 2018.
Baisuni AH. Potensi berbagai konsentrasi ekstrak kulit pisang kepok (Musa Paradisiaca Var Formatypica) sebagai pembersih gigi tiruan akrilik terhadap pertumbuhan Streptococcus mutans [Skripsi]. Jember: Universitas Jember; 2018.
Naliani S, Lelyana S, Mandalas HY, Laurence JF, Sugiaman VK, Wibisono JA, et al. Efek ekstrak daun oregano (Origanum vulgare) terhadap plat resin akrilik heat-cured yang dikontaminasi Candida albicans dan Streptococcus mutans. e-GiGi. 2023:11(1):80. Doi: https://doi.org/10.35790/eg.v11i1.44461
Alqamari M, Tarigan DM, Alridiwirisah. Budidaya Tanaman Obat & Rempah. Medan: UMSU Press; 2017. p. 1-2.
Pancawati TMAP. Uji aktivitas antibakteri isolat fungi endofit dari tanaman alfa laur terhadap bakteri secara in vitro [Skripsi]. Semarang: Universitas Islam Sultan Agung; 2023.
Munira MM, Rasidah RR, Melani EM, Zakiah NZ, Nasir MN. Uji aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun ketapang (Terminalia catappa L.) warna hijau dan warna merah serta kombinasinya. Indonesian Journal of Pharmacy and Natural Product. 2018:1(2):9-10. Doi: https://doi.org/10.35473/ijpnp.v1i2.92
Rahayu CR. Efektivitas ekstrak daun ketapang (Terminalia catappa L.) dalam menghambat pertumbuhan Aggregatibacter actinomycetemcomitans secara in vitro [Skripsi]. Malang: Universitas Brawijaya; 2019.
Kosasi C, Lolo WA, Sedewi S. Isolasi dan uji aktivitas antibakteri dari bakteri yang berasosiasi dengan Alga Turbinaria ornate (Turner) j, Agardh serta identifikasi secara biokimia. Jurnal Pharmacon. 2019:8(2):351-9. Doi:10.35799/pha.8.2019.29301
Sinaredi BR, Pradopo S, Wibowo TB. Daya antibakteri obat kumur chlorhexidine, povidone iodine, fluoride suplementasi zinc terhadap Streptococcus mutans dan Porphyromonas gingivalis. Dental Jurnal. 2014:47(4):211-14. Doi:10.20473/j.djmkg.v47.i4.p211-214
Yusriyani, Asfi D, Yuliastuti R. Uji daya hambat ekstrak etanol daun mana merah (Coleus benth) terhadap Staphylococcus aureus. Jurnal Kesehatan Yamasi Makasssar. 2023:7(1):14. Doi:10.59060/jurkes.v7i1.238
Nugroho A, Andasari SD. Aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun ketapang (Terminalia catappa L) terhadap bakteri Streptococcus mutans. Jurnal Ilmu Farmasi. 2019:10(2):57–9. Doi: https://doi.org/10.61902/cerata.v10i2.78
Nurhasanah WF. Perbedaan daya hambat ekstrak etanol daun ketapang (Terminalia Catappa Linn.) terhadap pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans dan Shigella dysenteriae [Skripsi]. Jember: Universitas Brawijaya; 2016.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Tiffany E. Tuegeh, Ni Wayan Mariati, Dinar A. Wicaksono

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
COPYRIGHT
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors hold their copyright and grant this journal the privilege of first publication, with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that permits others to impart the work with an acknowledgment of the work's origin and initial publication by this journal.
Authors can enter into separate or additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (for example, post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its underlying publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (for example, in institutional repositories or on their website) as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work (See The Effect of Open Access).



