Hubungan antara Konsumsi Minuman Captikus dan Kejadian Karies Gigi pada Masyarakat Nelayan

Authors

  • Hilkia A. A. Piri Universitas Sam Ratulangi
  • Christy N. Mintjelungan Universitas Sam Ratulangi
  • Vonny N. S. Wowor Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35790/eg.v14i1.63573

Keywords:

minuman Captikus; karies gigi; masyarakat nelayan

Abstract

Abstract: Dental caries is a multifactorial oral disease. Microorganisms, host, food, and time are the four main factors causing dental caries. The microorganisms present in the oral cavity can increase due to frequent alcohol consumption. Continuous alcohol consumption over a long period can cause the oral cavity to become xerostomia, thereby reducing the self-cleansing capacity in the oral cavity and buffering capacity of saliva, leading to uncontrolled plaque and bacteria. Thus, lowering the pH of the oral cavity. The uncontrolled bacteria convert sugar into acid, which subsequently causes the infectious dental caries. This study aimed to determine the relationship between the consumption of Captikus drink and the occcurence of dental caries among fishermen at Desa Tateli Weru. This was an observational and analytical study with a cross-sectional design. Data were analyzed using the chi-square correlation test. The results showed that the highest percentages were found in respondents of 46-55 years old (33.3%), Captikus consumption for more than 5 years (85%), and low category of Captikus consumption (45%). The chi-square obtained a p-value of 0.968 for the relationship between Captikus consumption and the occurrence of dental caries. In conclusion, there is no relationship between the consumption of Captikus drink and the occurrence of dental caries among fishermen at Desa Tateli Weru.

Keywords: Captikus drink; dental caries; fishermen

  

Abstrak: Karies gigi merupakan penyakit gigi dan mulut dengan penyebab multifaktorial. Mikroorganisme, host, makanan, dan waktu merupakan empat faktor utama penyebab terjadinya karies gigi. Mikroorganisme dalam rongga mulut dapat meningkat pada konsumsi alkohol yang sering. Selain itu, mengonsumsi alkohol secara terus menerus dalam kurun waktu lama dapat menyebabkan xerostomia yang berakibat turunnya self-cleansing dalam rongga mulut dan kapasitas buffer saliva sehingga plak dan bakteri menjadi tidak terkontrol dan pH rongga mulut menurun. Bakteri tersebut mengubah gula menjadi asam, yang selanjutnya mengakibatkan terjadinya penyakit infeksi karies gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsumsi minuman Captikus (kadar alkohol 40-45%) dan kejadian karies gigi pada masyarakat nelayan Desa Tateli Weru. Jenis penelitian ialah observasional analitik dengan desain potong lintang. Data penelitian dianalisis menggunakan uji korelasi chi-square. Hasil penelitian mendapatkan responden terbanyak berusia 46-55 tahun (33,3%), mengonsumsi Captikus >5 tahun (85%), dan konsumsi Captikus kategori rendah (45%). Uji korelasi chi-square terhadap hubungan antara konsumsi minuman Captikus dan kejadian karies gigi mendapatkan nilai p=0,968 (>0,05), yang menunjukkan tidak terdapat korelasi bermakna. Simpulan penelitian ini ialah tidak terdapat hubungan antara konsumsi minuman Captikus dengan kejadian karies gigi pada masyarakat nelayan Desa Tateli Weru.

Kata kunci: minuman Captikus; karies gigi; masyarakat nelayan

Author Biographies

Hilkia A. A. Piri, Universitas Sam Ratulangi

Program Studi Pendidikan Dokter Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi, Manado, Indonesia

Christy N. Mintjelungan, Universitas Sam Ratulangi

Program Studi Pendidikan Dokter Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi, Manado, Indonesia

Vonny N. S. Wowor, Universitas Sam Ratulangi

Program Studi Pendidikan Dokter Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi, Manado, Indonesia

References

1. World Health Organization. Global oral health status report: towards universal health coverage for oral healthy by 2030 [Internet]. Geneva: World Health Organization; 2022. Available from: https://www.who.int/ publications/i/item/9789240061484

2. Tim Riskesdas 2018. Laporan nasional riskesdas 2018. Jakarta; 2018. Available from: https://repository. badankebijakan.kemkes.go.id/3514/1/Laporan%20Riskesdas%202018%20Nasional.pdf

3. Kaurow C, Wowor VN, C Pangemanan DH. Gambaran status karies peminum alkohol di Desa Paku Weru Dua. Pharmacon. 2015;4(4):4. Doi: https://doi.org/10.35799/pha.4.2015.10402

4. Ngantung RA, Pangemanan DHC, Gunawan PN. Pengaruh tingkat sosial ekonomi orang tua terhadap karies anak di TK Hang Tuah Bitung. e-GiGi. 2015;3(2):542-3. Doi: https://doi.org/10.35790/eg.3.2.2015.10319

5. Ramayanti S, Purnakarya I. Peran makanan terhadap karies gigi. Jurnal Kesehatan Masyarakat. 2013;7(2):7. Doi: https://doi.org/10.24893/jkma.v7i2.114

6. Rooban T, Vidya K, Joshua E, Rao A, Ranganathan S, Rao U, et al. Tooth decay in alcohol and tobacco abusers. Journal of Oral and Maxillofacial Pathology. 2011;15(1):20. Doi: 10.4103/0973-029X.80032

7. Enberg N, Alho H, Loimaranta V, Lenander-Lumikari M. Saliva flow rate, amylase activity, and protein and electrolyte concentrations in saliva after acute alcohol consumption. Oral Surgery, Oral Medicine, Oral Pathology, Oral Radiology, and Endodontology. 2001;92(3):292-8. Doi: 10.1067/moe.2001.116814

8. Priyanka K, Sudhir KM, Reddy VCS, Kumar RK, Srinivasulu G. Impact of alcohol dependency on oral health – a cross-sectional comparative study. Journal of Clinical and Diagnostic Research. 2017;11(6):Z43. Doi: 10.7860/JCDR/2017/26380.10058

9. World Health Organization. Global status report on alcohol and health 2018 [Internet]. Geneva: World Health Organization; 2018 Sep. Available from: https://www.who.int/publications/ i/item/9789241565639

10. Al Amin M, Juniati D. Klasifikasi kelompok umur manusia berdasarkan analisis dimensi fraktal box counting dari citra wajah dengan deteksi tepi canny. Jurnal Ilmiah Matematika. 2017;2(6):9. Available from: https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/mathunesa/article/view/19398

11. Parengkuan E. Produktivitas kerja yang dilihat dari faktor usia dan pengalaman kerja. Jurnal Manajemen. 2019;02(02):145-9. Available from: https://www.ejournal.stei.ac.id/index.php/ManajemenSTEI/article/ view/928

12. Pulumbara J, Sekeon S, Kaunang W. Hubungan antara konsumsi alkohol dengan hubungan fungsi kognitif pada penduduk di Kelurahan Tumumpa Dua Kecamatan Tuminting Kota Manado. Jurnal Kesmas. 2018;7(5):2. Available from: https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/kesmas/article/view/22503

13. Khairnar MR, Wadgave U, Khairnar SM. Effect of alcoholism on oral health: a review. J Alcohol Drug Depend. 2017;05(03).3-4. Doi: 10.4172/2329-6488.1000266

Downloads

Published

2025-09-12

How to Cite

Piri, H. A. A., Mintjelungan, C. N., & Wowor, V. N. S. (2025). Hubungan antara Konsumsi Minuman Captikus dan Kejadian Karies Gigi pada Masyarakat Nelayan . E-GiGi, 14(1), 140–145. https://doi.org/10.35790/eg.v14i1.63573

Issue

Section

Articles