Kejadian Gingivitis pada Siswa Tunagrahita di SLB Wilayah Pesisir Kota Manado

Authors

  • Darlene G. Pardanus Universitas Sam Ratulangi
  • Lydia E. N. Tendean Universitas Sam Ratulangi
  • Christy N. Mintjelungan Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35790/eg.v14i1.64950

Keywords:

gingivitis; siswa tunagrahita

Abstract

Abstract: Gingivitis is one of the periodontal disease characterized by redness, swelling of the gingival tissue, and bleeding due to the accumulation of dental plaque and calculus in the supragingival and subgingival areas. This disease is common among children, including those with special needs such as individuals with intellectual disabilities. Children with intellectual disabilities face challenges in maintaining oral hygiene due to intellectual and behavior limitations, which increase the risk of periodontal diseases like gingivitis. Moreover, socioeconomic challenges and limited access to dental health services in coastal areas further exacerbate this condition. This study aimed to determine the incidence of gingivitis in students with intellectual disabilities in special schools at the coastal area of Manado City. This was an observational study with a cross-sectional design conducted on students with intellectual disabilities at GMIM Nazareth Tuminting Special School and YPAC Special School in Manado using the total sampling method. The results obtained 46 students as respondents; females (58.7%) were more frequent than males (41.3%). The highest percentages were students from SMPLB and SMALB (each of 34.8%). The majority of respondents suffered from gingivitis (89.1%), especially on both upper and lower jaws (41.3%). In conclusion, the prevalence of gingivitis among intellectually disabled students in Special Schools in the coastal area of Manado City is categorized as high (89.1%).

Keywords: gingivitis; students with intellectual disabilities

  

Abstrak: Gingivitis merupakan salah satu penyakit periodontal yang ditandai dengan kemerahan, pembengkakan jaringan gingiva, dan pendarahan akibat penumpukan plak gigi dan kalkulus di supragingiva dan subgingiva. Gingivitis menjadi salah satu penyakit periodontal yang umum terjadi pada anak, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus seperti tunagrahita. Anak-anak tunagrahita menghadapi tantangan dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut akibat keterbatasan intelektual dan perilaku adaptif, yang meningkatkan risiko terhadap penyakit periodontal seperti gingivitis. Tantangan sosial ekonomi dan keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan gigi di wilayah pesisir memperburuk kondisi ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kejadian gingivitis pada siswa tunagrahita di Sekolah Luar Biasa wilayah pesisir Kota Manado. Jenis penelitian ialah observasional dengan desain potong lintang yang dilakukan pada siswa tunagrahita di SLB GMIM Nazareth Tuminting dan SLB YPAC Kota Manado dengan metode total sampling. Hasil penelitian mendapatkan 46 siswa sebagai responden penelitian. Responden perempuan (58,7%) lebih banyak daripada laki-laki (41,3%), terbanyak berada di tingkat SMPLB dan SMALB (masing-masing 34,8%). Mayoritas responden mengalami gingivitis (89,1%), terutama pada rahang atas dan bawah (41,3%). Simpulan penelitian ini ialah angka kejadian gingivitis pada siswa tunagrahita di sekolah luar biasa wilayah pesisir Kota Manado tergolong tinggi (sebesar 89,1%).

Kata kunci: gingivitis; siswa tunagrahita

Author Biographies

Darlene G. Pardanus, Universitas Sam Ratulangi

Program Studi Pendidikan Dokter Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi, Manado, Indonesia

Lydia E. N. Tendean, Universitas Sam Ratulangi

Bagian Biologi Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi, Manado, Indonesia

Christy N. Mintjelungan, Universitas Sam Ratulangi

Program Studi Pendidikan Dokter Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi, Manado, Indonesia

References

1. GBD 2016 Disease and Injury Incidence and Prevalence Collaborators. Global, regional, and national incidence, prevalence, and years lived with disability for 328 diseases and injuries for 195 countries, 1990-2016: a systematic analysis for the Global Burden of Disease Study 2016. Lancet. 2017;390(10100):1211–59. Doi:10.1016/S0140-6736(17)32154-2

2. World Health Organization. Oral health. Geneva: World Health Organization; 2021. Available from: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/oral-health [cited 2024 Dec 2].

3. Zarra J, Siagian KV, Juliatri. Status gingiva anak usia 14-15 tahun di daerah dataran tinggi dan pesisir pantai. e-GiGi. 2016;4(2):269–76. Available from: https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/ egigi/article/ download/14220/13794/0

4. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS). Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2018. p. 204.

5. Zhou N, Wong HM, Wen YF, McGrath C. Oral health status of children and adolescents with intellectual disabilities: a systematic review and meta-analysis. Dev Med Child Neurol. 2017;59(10):1019–26. Doi:10.1111/dmcn.13486

6. Febrya V. Gambaran kejadian gingivitis pada remaja pubertas di SMP Yaqin Kota Bandung pada tahun 2015 [Karya Tulis Ilmiah]. Bandung: Politeknik Kesehatan; 2015.

7. Hanifah KFN, Rahayu C, Nugroho C, Miko H. Gambaran status kesehatan gigi dan mulut pada anak tunagrahita usia 12-18 tahun di SLB Negeri Widiasih Kecamatan Pari Kabupaten Pangandaran. ARSA (Actual Research Science Academic). 2018;3(2):1–10. Available from: repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/ 1675/1/98-Article%20Text-285-2-10-20190930.pdf8

8. Nurjanah E, Edi IS, Isnanto, Hidayati S. Hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kebersihan gigi dan mulut siswa tunagrahita (Studi di SLB Karya Bhakti dan SLB BC Optimal Surabaya). IJOHM. 2023;3(1):53–62. Available from: https://ijohm.rcipublisher.org/index.php/ijohm/article/view/192

9. Kemenko PMK. Pemerintah penuhi hak penyandang disabilitas di Indonesia. 2023 Available from: https://www.kemenkopmk.go.id/pemerintah-penuhi-hak-penyandang-disabilitas-di-indonesia

10. Lumentut M, Runtuwene R. Sekolah Luar Biasa Anak di Manado: Arsitektur dan Pelayanan Pendidikan. J Arsitektur DASENG. 2019;5(2):144–5.

11. American Association on Intellectual and Developmental Disabilities. Definition of Intellectual Disability. [Internet]. 2020. [cited 2024 Oct 13]. Available from: https://www.aaidd.org/intellectual-disability/definition

12. Sari LS, Sembiring LS, Mandalas HY. Hubungan peranan orang tua tentang kesehatan gigi dan mulut dengan status kebersihan gigi dan mulut anak tunagrahita di SLB Negeri 2 Martapura. Indonesian Journal of Health and Medical. 2021;2(1):1–10

13. Primawati RS, Kamelia E, Rinaldi R. Hubungan tingkat pengetahuan kebersihan gigi dan mulut orangtua dengan status kebersihan gigi dan mulut anak tunagrahita di SLB Negeri Cineam Kabupaten Tasikmalaya. Indonesian Journal of Health and Medical. 2022;2(2):234–40. Available from: https:// ijohm.rcipublisher.org/index.php/ijohm/article/view/201

14. Anandya A, Sembiring L, Mandalas H. Indeks plak dan tingkat keparahan gingivitis anak tunagrahita (Intellectual Disability). Padjadjaran J Dent Res Stud. 2019;2(1):1–10. Available from: https:// jurnal.unpad.ac.id/pjdrs/article/view/22485/11279

15. Baumgarten A, Hilgert JB, Rech RS, Cunha-Cruz J, Goulart BNG. Association between motor proficiency and oral health in people with intellectual disabilities. J Intellect Disabil Res. 2021;65(5):489-499. Doi:10.1111/jir.12828

16. Dewi RK, Oktiani BW, Hakim AQ, Wardani IK. Parent education program about dental health education for intellectual disability children in wetland. Jurnal Sosial Dan Sains. 2023;3(10):1047–52. Doi: https://doi.org/10.59188/jurnalsosains.v3i10.1032

17. Wida AR, Setyawan HS, Dian LS, Udiyono A. Gambaran kejadian gingivitis pada anak berkebutuhan khusus (Studi kasus pada anak tunagrahita di SLB C di Kota Semarang). J Kesehat Masy. 2016;4(5):1–10. Available from: http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/jkm

18. Suyami S, Purnomo RT, Sutantri R. Edukasi menyikat gigi terhadap kemampuan anak menyikat gigi pada anak tunagrahita di SLB Shanti Yoga Klaten. Motorik J Ilmu Kesehatan. 2019;14(1):93–112. Doi:10.61902/motorik.v14i1.26

Downloads

Published

2025-12-12

How to Cite

Pardanus, D. G., Tendean, L. E. N., & Mintjelungan, C. N. (2025). Kejadian Gingivitis pada Siswa Tunagrahita di SLB Wilayah Pesisir Kota Manado. E-GiGi, 14(1), 231–236. https://doi.org/10.35790/eg.v14i1.64950

Issue

Section

Articles