Pengaruh Budaya Organisasi, Pengembangan Karir, Work-life Balance dan Burnout tehadap Turnover Intention (Studi Kasus pada Pegawai Tenaga Harian Lepas di Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Utara)

Authors

  • Alfred Buning Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi Manado
  • Irvan Trang Universitas Sam Ratulangi
  • Lucky O.H. Dotulong Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35794/emba.v13i03.63149

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh Budaya Organisasi, Pengembangan Karir, Work-life Balance dan Burnout terhadap Turnover Intention pada Pegawai Tenaga Harian Lepas di Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Utara. Populasi dalam penelitian ini adalah Pegawai Tenaga Harian lepas (THL) di Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Utara. Besarnya Sampel dalam penelitian menggunakan Sampel Jenuh dan dengan jumlah 49 responden. Metode Penelitian menggunakan metode analisis regresi linier berganda. Analisis yang digunakan meliputi uji instrument penelitian (uji validitas dan uji reliabilitas), uji asumsi klasik (uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas dan uji normalitas), analisis regresi linier berganda, dan uji hipotesis (uji t, uji F dan koefisien determinasi). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Budaya Organisasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Turnover Intention, Pengembangan Karir berpengaruh negatif dan siginifikan terhadap Turnover Intention, Work-life Balance berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Turnover Intention, dan Burnout berpengaruh positif dan signifikan terhadap Turnover Intention. Budaya Organisasi, Pengembangan Karir, Work-life Balance, Burnout berpengaruh terhadap Turnover Intention di Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Utara.

Kata Kunci: Budaya Organisasi, Pengembangan Karir, Work-Life Balance, Burnout, Turnover Intention.

Downloads

Published

2025-07-28