PENGARUH PEMBERIAN INSENTIF, BEBAN KERJA, DAN JOB INSECURITY TERHADAP TURNOVER INTENTION PADA KARYAWAN PT HARITA GROUP KANTOR CABANG LABUHA

Authors

  • Rinandes D. Dogowini Universitas Sam Ratulangi
  • Agus S. Soegoto
  • Merlyn M. Karuntu

DOI:

https://doi.org/10.35794/emba.v13i03.63227

Abstract

Turnover intention atau niat untuk keluar dari perusahaan yaitu kecenderungan karyawan untuk meninggalkan perusahaan. Tingkat Turnover yang tinggi dapat menimbulkan kerugian signifikan bagi Perusahaan baik dari segi biaya maupun efisiensi sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian Insentif, Beban Kerja, dan Job Insecurity terhadap Turnover Intention pada karyawan PT Harita Group Kantor Cabang Labuha. Penelitian ini menggunakan pendekatan asosiatif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner terhadap 30 responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan pengujian asumsi klasik seperti uji normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas, serta uji F dan uji t untuk menguji signifikansi secara simultan dan parsial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, pemberian insentif, beban kerja, dan job insecurity berpengaruh signifikan terhadap turnover intention. Secara parsial, ketiga variabel tersebut berpengaruh positif dan signifikan terhadap turnover intention pada karyawan PT Harita Group.  Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi manajemen untuk meninjau kembali efektivitas sistem insentif dan distribusi Beban Kerja, serta memperkuat rasa aman karyawan agar dapat menekan tingkat Turnover Intention.

 

Kata Kunci:  Insentif, Beban Kerja, Job Insecurity, Turnover Intention, Sumber daya Manusia.

Downloads

Published

2025-07-29