PENGARUH PENILAIAN KINERJA, PELATIHAN KERJA, DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA PADA BALAI PELESTARIAN KEBUDAYAAN WILAYAH XVII

Authors

  • Tabitha Manihin Universitas Sam Ratulangi
  • Bode Lumanauw
  • Yantje Uhing

DOI:

https://doi.org/10.35794/emba.v13i03.63635

Abstract

: Dalam era globalisasi dan kemajuan digital setiap organisasi dituntut untuk mampu meningkatkan produktivitas kerja demi memastikan daya saing yang bisa menciptakan keberhasilan jangka panjang bagi perusahaan. Modal besar yang dimiliki oleh organisasi terletak pada kemampuan tenaga kerja nya. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh dari variabel penilaian kinerja, pelatihan kerja, dan lingkungan kerja terhadap produktivitas kerja pada Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XVII. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada 50 pegawai Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XVII dengan menggunakan teknik sampel jenuh. Hasil penelitian ini menunjukkan secara simultan Penilaian Kinerja, Pelatihan Kerja, dan Lingkungan Kerja berpengaruh terhadap Produktivitas Kerja pada Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XVII. Selanjutnya, secara parsial pada hasil uji T menunjukkan bahwa penilaian kinerja memiliki pengaruh terhadap produktivitas kerja, pelatihan kerja menunjukkan tidak memiliki pengaruh terhadap produktivitas kerja, dan lingkungan kerja menunjukkan pengaruh terhadap produktivitas kerja.

 

Kata Kunci: Penilaian Kinerja, Pelatihan Kerja, Lingkungan Kerja, Produktivitas Kerja

Downloads

Published

2025-09-01